Mungkin Anda bertanya-tanya berapa ambang batas pendengaran manusia, dilansir dari National Library of Medicine, manusia dapat mendeteksi rentang frekuensi dari 20 Hz sampai dengan 20 kHz. Nah, bagaimana jika suara dengan frekuensi tinggi? Tentunya hal ini dapat mengakibatkan gangguan pendengaran pada telinga. Berikut adalah ulasan mengenai gangguan pendengaran karena frekuensi tinggi. Yuk simak!
Apa itu Gangguan Pendengaran Frekuensi Tinggi?
Melansir dari Web Md, gangguan pendengaran karena frekuensi tinggi merupakan kondisi yang terjadi ketika telinga tidak bisa mendengar suara dengan nada tinggi, yaitu frekuensi 2.000 sampai dengan 8.000 Hz. Untuk mengetahui apakah Anda mengalami gangguan pendengaran karena frekuensi tinggi, Anda perlu untuk melakukan pemeriksaan pendengaran bersama Audiologis.
Penyebab Gangguan Pendengaran Frekuensi Tinggi
Berikut merupakan beberapa penyebab gangguan pendengaran karena frekuensi tinggi, antara lain:
-
Suara Bising
Anda bisa mengalami gangguan pendengaran frekuensi tinggi karena suara yang terlalu keras. Selain itu, penggunaan headset atau headphone dengan volume tinggi bisa merusak pendengaran Anda. Oleh sebab itu, batasi waktu Anda menggunakan headset dan gunakan volume yang tidak terlalu tinggi.
-
Infeksi Telinga Tengah
Penyebab selanjutnya dari gangguan pendengaran frekuensi tinggi adalah adanya infeksi telinga tengah. Infeksi ini bisa menyebabkan penumpukan cairan dan gangguan pendengaran sementara. Pada umumnya infeksi telinga tengah juga disertai gejala seperti demam, kesulitan tidur, dan nyeri pada telinga.
-
Meniere’s Disease
Meniere’s disease menyerang telinga bagian dalam dan menyebabkan gangguan pendengaran, tinnitus, dan vertigo. Hal ini karena adanya penumpukan cairan di telinga bagian dalam yang diakibatkan oleh infeksi virus, respons imun, penyumbatan atau kecenderungan genetik. Kondisi ini dapat dialami oleh orang dengan usia 20 sampai dengan 60 tahun.
Gejala Gangguan Pendengaran Frekuensi Tinggi
Orang yang mengalami gangguan pendengaran karena frekuensi tinggi mungkin akan secara perlahan kehilangan pendengarannya. Hal ini diakibatkan oleh kerusakan sel rambut karena suara berlebihan secara langsung dalam jangka waktu yang lama. Salah satu gejala dari gangguan pendengaran karena frekuensi tinggi ini adalah sulit untuk memahami percakapan orang lain.
Selain itu, terdapat gejala-gejala umum lainnya dari gangguan pendengaran karena frekuensi tinggi, seperti yang dilansir dari Web Md:
- Kesulitan untuk mendengar konsonan
- Sering meminta orang lain untuk berbicara lebih keras
- Sulit memahami percakapan dengan latar suara yang bising
- Keterlambatan perkembangan dan pembelajaran (anak-anak)
- Telinga berdering
Jika Anda mengalami salah satu dari gejala tersebut di atas, pastikan Anda memeriksakan diri untuk mengetahui diagnosa Anda.
Baca juga: Inilah Cara Mengukur Desibel Suara yang Perlu Anda Ketahui
Cara Mencegah Gangguan Pendengaran Frekuensi Tinggi
Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah gangguan pendengaran frekuensi tinggi ini, yaitu sebagai berikut:
1. Gunakan Pelindung Pendengaran
Saat sekiranya Anda berada di tempat yang bising, Anda dapat menggunakan pelindung pendengaran untuk meredam tingkat suara yang memasuki telinga Anda. Rekomendasi alat pelindung pendengaran yang paling baik untuk mengurangi paparan bising di sekitar adalah ear muff. Selain itu, juga terdapat model lain yang dirancang agar sesuai dengan banyak orang.
2. Menghindari Tempat Bising
Untuk mencegah dari gangguan pendengaran, pastikan Anda menghindari tempat-tempat umum yang terlalu bising, seperti contoh adalah menonton konser. Suara yang terlalu keras akan berpengaruh terhadap pendengaran Anda. Salah satu cara untuk mengurangi dampak dari suara bising ini adalah dengan menggunakan ear plug pada saat konser.
3. Membersihkan Telinga dengan Tepat
Pastikan Anda juga membersihkan telinga dengan dokter THT. Hindari membersihkan telinga sendiri menggunakan cotton bud karena itu justru akan membuat kotoran telinga masuk ke dalam.Alternatif lainnya untuk membersihkan telinga adalah dengan menggunakan tetesan baby oil.
Baca juga: Inilah Ciri-ciri Gendang Telinga Pecah yang Jarang Orang Ketahui!
4. Hindari Mendengarkan Musik Keras
Kita tentunya dapat betah berlama-lama mendengarkan musik favorit kita. Namun, pastikan Anda tidak mendengarkannya terlalu lama dan keras. WHO pun merekomendasikan mendengarkan musik tidak lebih dari 1 jam sehari untuk melindungi pendengaran. Musik yang terlalu banyak, dan terlalu keras, dapat beresiko mengganggu pendengaran Anda.
Nah, itulah pembahasan kali ini mengenai gejala-gejala yang dapat timbul karena frekuensi tinggi. Jangan ragu menghubungi kami untuk berbagai pemeriksaan pendengaran yang sesuai untuk Anda. Semoga bermanfaat ya!





Leave a Reply