Penyakit Gangguan Pendengaran: Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasinya

Telinga merupakan salah satu panca indera yang sangat penting. Dengan adanya telinga, Anda dapat mendengar semua bunyi di sekitar. Namun, sebagian orang memiliki gangguan pendengaran. Bila indera telinga seseorang terganggu nantinya akan sulit mendengar suara sekitar dengan baik sehingga akan membuat kesulitan untuk beraktivitas secara normal.

Gangguan pendengaran bisa disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari gangguan sistem saraf pendengaran hingga paparan suara keras dalam waktu yang lama. Masalah ini tidak boleh diabaikan karena dapat mengakibatkan tidak berfungsinya telinga yang dapat membuat telinga Anda menjadi tuli. Simak yuk  penjelasan lengkap berikut ini.

Jenis Gangguan Pendengaran

Gangguan pendengaran tidak terjadi begitu saja, ada penyebabnya. Apa saja gangguan indra pendengar? Berikut lima jenis penyebab gangguan pendengaran serta macam-macam gangguan pendengaran:

1. Gangguan Pendengaran Sensorineural

Gangguan pertama yaitu gangguan pendengaran sensorineural. Gangguan pendengaran disebut sensorineural sebab terjadi pada bagian dalam yang terhubung dengan otak. Gangguan pendengaran ini adalah jenis gangguan yang paling fatal karena dapat menyebabkan tuli permanen. Jika seseorang sampai mengalami tuli permanen, sulit untuk dapat disembuhkan dengan obat, pembedahan, atau tes fisik.

Seseorang yang mengalami kondisi ini hanya dapat mendengar suara dengan volume tinggi. Masalah dalam telinga ini terjadi karena adanya gangguan pada rambut di dalam telinga yang disebut silia, dan  saraf koklea. 

Dilansir dari National Institute on Aging, gangguan pendengaran sensorineural paling utama karena proses penuaan, dan pengobatan dilakukan untuk meningkatkan fungsi pendengaran pasien. Jenis gangguan pendengaran ini disebabkan oleh masalah medis atau berbagai hal berikut ini:

  • Penyakit Meniere
  • Trauma akustik
  • Faktor usia
  • Faktor genetik
  • Penyakit Autoimun
  • Perubahan tekanan udara

2. Gangguan Pendengaran Konduktif

Gangguan pada telinga berikut ini adalah ketika getaran suara tidak dapat masuk ke dalam telinga sehingga suara masuk lebih pelan dan tidak jelas. Gangguan ini diakibatkan gangguan pada ossicles atau bagian telinga lain yang menghambat suara sampai koklea. 

Menurut National Institute on Aging, pembedahan atau perawatan medis dapat menyembuhkan gangguan pendengaran konduktif. Salah satu penyebab terjadinya gangguan pendengaran konduktif yaitu adanya terlalu banyak kotoran dalam telinga, cairan dalam telinga, masuknya benda asing, dan infeksi pada telinga bagian tengah. Jenis gangguan pendengaran konduktif  disebabkan oleh:

  • Gendang telinga pecah 
  • Otosklerosis
  • Kolesteatoma.
  • Disfungsi pada saluran tuba eustachius
  • Tulang pendengaran rusak akibat trauma

Baca juga: Inilah Ciri-ciri Gendang Telinga Pecah yang Jarang Orang Ketahui!

3. Gangguan Pendengaran Kombinasi

Gangguan pendengaran kombinasi adalah gangguan pendengaran campuran dari sensorineural dan konduksi. Namun, gangguan kombinasi bisa terjadi bersamaan, contohnya adalah pengidap mengalami cedera kepala yang sekaligus mengenai telinga bagian dalam.

4. Gangguan Pendengaran Asimetris dan Simetris 

Gangguan pendengaran asimetris terjadi bila kedua telinga memiliki perbedaan derajat penurunan pendengaran. Kondisi dapat terjadi terlebih lagi jika pengidap pernah mengalami benturan yang keras pada salah satu telinga. Sedangkan, Gangguan pendengaran simetris ini terjadi bila kedua telinga mengalami penurunan pendengaran secara bersamaan.

5. Gangguan Pendengaran Progresif dan Mendadak

Gangguan progresif ini terjadi ketika gangguan pendengaran kondisinya semakin lama semakin buruk. Kondisi ini terjadi secara bertahap, mulai dari gangguan pendengaran yang ringan hingga akut.

Gejala Anda Mengalami Gangguan Pendengaran

Untuk mengetahui bahwa Anda mengalami gangguan pendengaran, inilah gejala gangguan pendengaran:

  • Kesulitan mengikuti alur pembicaraan
  • Kesulitan mengetahui arah suara 
  • Kesulitan mendengar konsonan
  • Sulit mendengarkan kata-kata pada tempat berisik
  • Sering sulit mendengar dan meminta lawan bicara mengulangi pembicaraan

Cara Mengatasi Gangguan Pendengaran

Cara mengobati gangguan pendengaran yaitu dengan mengetahui penyebab gangguan pendengaran dasarnya supaya kondisi tidak memburuk. Pada umumnya, bila gangguan pendengaran pada telinga disebabkan oleh kotoran telinga atau infeksi telinga tengah dan luar, kemungkinan besar gangguan pendengaran dapat disembuhkan. Inilah cara pengobatan gangguan pendengaran menurut John Hopkins Medicine:

1. Gangguan pendengaran dapat diatasi dengan:

  • Mengobati bila ada penyakit lain yang memicu gangguan pendengaran
  • Membersihkan kotoran yang menumpuk dalam telinga dengan penyedot khusus, obat tetes, atau irigasi telinga
  • Memasang implan telinga pada bagian tengan supaya meningkatkan gelombang suara
  • Memasang implan koklea agar menstimulasi pendengaran

Baca juga: Tak Perlu Khawatir, Ini Dia Cara Menghilangkan Benjolan di Belakang Telinga

2. Gangguan pendengaran yang disebabkan oleh usia dapat memilih pengobatan berikut ini:

  • Memasang alat bantu dengar
  • Melakukan pelatihan membaca isyarat visual 
  • Menggunakan perangkat bantu contohnya amplifier telepon atau teknologi lain yang dapat mengubah ucapan menjadi teks

Anda dapat melakukan pemeriksaan bila mengalami gejala yang disebutkan di atas, apalagi jika pendengaran Anda mengganggu kegiatan sehari-hari. Sebaiknya, kontrol ke dokter jika merasa pendengaran Anda pelan-pelan menurun, lebih utama lagi jika mengalami penyakit tertentu.

Anda juga dapat menghubungi Hearlife untuk membuat jadwal pertemuan dan melakukan pemeriksaan pendengaran Anda. Kami menyediakan konsultasi dan beragam alat bantu dengar yang sesuai dengan derajat gangguan pendengaran Anda.