Pernah melihat ada lubang kecil yang ada di daun telinga? Lubang kecil tersebut bisa jadi merupakan tanda adanya sinus preauricular. Meskipun sering diabaikan, akan tetapi lubang tersebut bisa menyebabkan infeksi sehingga perlu penanganan yang tepat.
Bagi yang belum tahu, sinus preauricular merupakan lubang super kecil yang terdapat di depan telinga. Lokasinya biasanya berada di dekat wajah dan tidak semua orang memiliki lubang kecil tersebut.
Baca Juga : Kenali Tentang Infeksi Telinga dan Cara Mengatasinya
Preauricular sinus muncul disebabkan karena ada bagian dari pendengaran yang tidak normal yang terjadi saat janin masih di dalam kandungan. Meskipun tidak berbahaya, akan tetapi dalam beberapa kondisi lubang sinus preauricular berbau dan mengalami infeksi. Lalu apa penyebab kondisi tersebut dan bagaimana cara mengatasinya?
Gejala Sinus Preauricular Mengalami Infeksi
Sinus preauricular bisa mengalami infeksi dengan gejala seperti berikut:
- Lubang sinus preauricular bengkak dan kemerahan
- Lubang mengeluarkan cairan dan nanah
- Telinga berbau tidak sedap
- Timbul rasa nyeri dan sakit
- Mengalami demam
Dalam kondisi yang cukup parah, sinus preauricular mengeluarkan cairan dan mengalami abses sehingga perlu penanganan dokter dengan segera. Untuk mengatasi masalah seperti ini, biasanya dokter akan melakukan tindakan operasi untuk mengeluarkan cairan nanah yang menumpuk.
Cara Mengatasi Sinus Preauricular yang Mengalami Infeksi
Sebelum melakukan tindakan, dokter akan melakukan diagnosis untuk mengetahui penyebab sinus preauricular berbau dan mencari tindakan yang tepat untuk menanganinya. Jika ditemukan gejala infeksi, biasanya akan diberikan antibiotik.
Untuk sinus preauricular bengkak dan mengalami abses, dokter biasanya akan melakukan tindakan operasi kecil untuk mengeluarkan cairan nanah yang ada didalamnya. Tujuannya agar infeksi tidak semakin parah dan menyebar.
Dalam kondisi tertentu, dokter juga bisa menutup lubang kecil tersebut agar tidak menimbulkan infeksi di kemudian hari. Cara ini dilakukan melalui prosedur operasi dengan memberikan anestesi lokal untuk mengurangi rasa sakit selama tindakan.
Sebelum melakukan tindakan ini, dokter akan melakukan pemeriksaan secara mendalam dengan tes CT scan atau MRI. Cara ini dilakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya komplikasi pada lubang sinus preauricular.
Cara Merawat Sinus Preauricular
Untuk menghindari terjadinya infeksi atau iritasi, Anda perlu tahu cara merawat sinus preauricular dengan benar. Salah satu caranya adalah hindari menyentuh, memencet dan menusuk lubang sinus preauricular. Jika Anda lakukan, kebiasaan tersebut justru bisa memicu terjadinya infeksi pada lubang kecil di telinga itu.
Orang yang memiliki lubang super kecil di daun telinga ini juga perlu menjaga kebersihan telinga dengan benar. Anda juga perlu memastikan lubang kecil tersebut selalu kering untuk menghindari risiko infeksi.
Baca Juga : Penyebab Pendengaran Berkurang dan Cara Mengatasinya
Pada dasarnya adanya lubang sinus preauricular merupakan kondisi yang normal dan bisa terjadi pada siapa saja. Selama lubang tersebut baik-baik saja dan tidak menunjukkan gejala infeksi, Anda tidak perlu khawatir. Hanya saja jika lubang kecil di telinga mengeluarkan cairan, lakukan pemeriksaan untuk mendapatkan tindakan yang tepat.
Meskipun termasuk kondisi langka dan merupakan cacat bawaan, sinus preauricular bukan menjadi salah satu hal yang berbahaya. Lubang kecil ini tidak akan menyebabkan masalah kesehatan yang berbahaya jika Anda bisa menjaga kebersihan dan memastikannya selalu bersih. Jika khawatir mengalami infeksi, Anda bisa memilih menutup lubang tersebut dengan melakukan prosedur operasi.





Leave a Reply