{"id":805,"date":"2022-12-22T02:56:20","date_gmt":"2022-12-22T02:56:20","guid":{"rendered":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/?p=805"},"modified":"2022-12-22T02:56:20","modified_gmt":"2022-12-22T02:56:20","slug":"mengenal-gangguan-pendengaran-unilateral-penyebab-dan-cara-merawatnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/mengenal-gangguan-pendengaran-unilateral-penyebab-dan-cara-merawatnya","title":{"rendered":"Mengenal Gangguan Pendengaran Unilateral, Penyebab dan Cara Merawatnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nama lain gangguan pendengaran<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">unilateral umumnya disebut dengan gangguan pada satu telinga. Biasanya orang yang mengalami gangguan pendengaran unilateral memiliki masalah dalam mengerti percakapan dalam lingkungan yang ramai, terganggu oleh suara latar belakang yang bising, dan kesulitan menemukan sumber suara. Gangguan pendengaran unilateral cukup umum yang dapat terjadi baik pada orang dewasa maupun anak-anak. Mari mengenal gangguan pendengaran unilateral, penyebab, dan cara merawatnya berikut ini.<\/span><\/p>\n<h2><b>Pengertian gangguan pendengaran unilateral<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gangguan pendengara<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">n bukan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">gangguan pendengaran ringan<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Gangguan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">unilateral adalah<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> salah satu <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">contoh gangguan pendengaran<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika pendengaran di satu telinga berada dalam batas normal, sementara pendengaran di telinga satunya lagi mengalami penurunan tingkat pendengaran.\u00a0 Gangguan pendengaran unilateral dapat berkisar dari tingkat keparahan ringan hingga berat. Anda dapat mengalami<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">gangguan sensori pendengaran<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> unilateral sejak lahir, atau gangguan pendengaran dapat berkembang di kemudian hari, secara tiba-tiba atau bertahap.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/inilah-penyebab-telinga-berdenging-dan-cara-mengobatinya\">Inilah Penyebab Telinga Berdenging dan Cara Mengobatinya<\/a><\/p>\n<h2><b>Tanda gangguan pendengaran unilateral<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, apa saja <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">tanda gangguan pendengaran unilateral<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">? Orang dengan gangguan pendengaran unilateral sering mengalami masalah dalam melokalisir suara (mendengar dari mana suara itu berasal) dan memiliki masalah dalam memahami ucapan di lingkungan yang bising atau bising. Jika Anda memiliki masalah mendengar orang berbicara kepada Anda dari satu sisi, Anda mungkin juga mengalami gangguan pendengaran unilateral. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Sebaiknya berkonsultasi dengan dokter jika Anda mendapati tanda-tanda gangguan pendengaran unilateral. Namun, Anda dapat melihat t<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">anda <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">gangguan pendengaran unilateral<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> atau gejala ketulian satu sisi yang meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tinnitus (dering) hanya pada satu telinga.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meminta orang lain untuk mengulangi diri mereka sendiri.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menyukai satu telinga daripada yang lain di telepon atau dalam percakapan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengalami kesulitan melokalkan suara.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menghidupkan televisi lebih keras.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memperhatikan lebih sulit untuk memahami percakapan, terutama di lingkungan yang bising.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Merasa lelah atau mudah tersinggung di penghujung hari karena mendengarkan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>\u00a0Penyebab gangguan pendengaran unilateral<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab gangguan pendengaran unilateral <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">memiliki beberapa penyebab dari salah satu yang meliputi tiga kategori yaitu sensorineural, konduktif, dan campuran.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gangguan pendengaran sensorineural<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 yaitu saat sel-sel rambut yang terdapat di koklea atau organ pendengaran sensorik telah rusak. Selain itu, ketika terdapat kerusakan di saraf pendengaran lewat saraf.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gangguan pendengaran konduktif\u00a0yaitu ketika terjadi masalah dalam proses masuknya gelombang suara pada saluran telinga.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Campuran yaitu saat seseorang mendapati gangguan sendsorineural dan konduktif bersamaan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, terdapat kemungkinan penyebab pendengaran unilateral yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Diwariskan secara genetik<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akibat infeksi virus atau bakteri.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Trauma atau cedera pada kepala.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Neuroma akustik sering mengakibatkan gangguan pendengaran unilateral.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gangguan pendengaran unilateral juga dapat disebabkan oleh penyakit ibu, mikrotia, penyakit M\u00e9ni\u00e8re, dan mastoiditis.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/berapa-desibel-batas-pendengaran-manusia-simak-penjelasannya\">Berapa Desibel Batas Pendengaran Manusia? Simak Penjelasannya!<\/a><\/p>\n<h2><b>Cara mendiagnosa gangguan pendengaran unilateral<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">cara mendiagnosa gangguan unilateral<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yaitu <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">jika Anda merasa mengalami gangguan pendengaran atau mengalami gangguan pendengaran mendadak pada salah satu bagian telinga, segera jadwalkan janji temu dengan dokter karena hal ini mungkin perlu segera ditangani untuk hasil terbaik. Lalu, dokter akan bertanya mengenai riwayat dari gejala yang Anda alami dan setelah itu melakukan pemeriksaan fisik. Jika gangguan pendengaran tidak ditemukan maka dokter akan segera menjadwalkan Anda dengan dokter <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">spesialis telinga, hidung dan tenggorokan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, jika Anda telah didiagnosis dengan gangguan pendengaran unilateral, bicarakan dengan audiolog Anda tentang opsi manajemen non-medis seperti amplifikasi dan strategi komunikasi atau dokter THT untuk mendiskusikan intervensi medis atau bedah seperti perangkat <a href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/produk\/implan-pendengaran\">implan pendengaran<\/a>.\u00a0 Mengelola gangguan pendengaran lebih awal memberikan hasil yang lebih baik, jadi penting untuk mencari pilihan pengobatan segera setelah gangguan pendengaran Anda teridentifikasi.<\/span><\/p>\n<h2><b>Cara merawat gangguan pendengaran unilateral<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara merawat gangguan pendengaran unilateral <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">akan bervariasi. Contohnya yaitu, jika disebabkan oleh sumbatan kotoran pada telinga maka dokter akan membersihkan agar kotoran di telinga agar segera hilang. Lalu, jika gangguan pendengaran disebabkan karena infeksi maka Anda akan menggunakan antibiotik yang telah diresepkan dokter yang nantinya akan membantu Anda mengembalikan pendengaran seiring dengan waktu. Jika terdapat gangguan pada pendengaran sensorineural maka tidak bisa diobati. Namun, Anda dapat melakukan implant koklea pada telinga yang tidak berfungsi. Penggunaan implant koklea sama dengan <a href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/produk\/abd\">alat bantu dengar<\/a>.<\/span><\/p>\n<h2><b>Alat bantu dengar apa yang cocok untuk gangguan pendengaran unilateral?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengobatan gangguan pendengaran unilateral bergantung pada tingkat kehilangan, serta tingkat dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari. Jika kehilangan unilateral bersifat tiba-tiba, keberhasilan perawatan medis tergantung pada seberapa cepat perawatan diberikan setelah timbulnya gejala. Gangguan pendengaran yang tiba-tiba harus selalu segera dievaluasi oleh ahli THT, lebih dikenal sebagai dokter telinga, hidung, dan tenggorokan (THT). <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Pilihan berikut adalah beberapa alat bantu yang cocok untuk gangguan pendengaran unilateral:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><strong>Alat bantu Dengar<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penelitian mendukung penggunaan amplifikasi pada telinga yang terkena. Penggunaan alat bantu dengar telah terbukti memungkinkan peningkatan akses ke percakapan, keseimbangan suara, dan kesadaran suara.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><strong>Alat Bantu Dengar CROS<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi mereka yang mengalami gangguan pendengaran yang tidak dapat dibantu dengan alat bantu dengar tradisional, sistem CROS dapat dipertimbangkan. Sistem CROS (contralateral routing of sound) terlihat seperti alat bantu dengar, tetapi tidak mengirimkan suara apa pun ke telinga yang terpengaruh. Sebaliknya, ia menggunakan mikrofon untuk mengambil suara di sisi kepala orang yang mengalami gangguan pendengaran dan mengirimkannya ke perangkat yang dikenakan di telinga yang sehat. Meskipun ini tidak dapat membantu mengembalikan lokalisasi suara, hal ini memungkinkan peningkatan kesadaran akan suara di sisi yang terpengaruh.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/otosklerosis-pengertian-penyebab-gejala-dan-cara-mengobatinya\">Otosklerosis: Pengertian, Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya<\/a><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><strong>Cochlear Implant (Implan Berlabuh Tulang)<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Cochlear Implant<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dapat dipertimbangkan untuk gangguan pendengaran unilateral, meskipun keberhasilan tujuan tertentu mungkin bergantung pada derajat dan jenis gangguan pendengaran di telinga yang terkena. Gangguan pendengaran yang bersifat konduktif atau campuran, artinya ada beberapa kelainan di liang telinga atau ruang telinga tengah, mungkin berhasil baik dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Cochlear Implant<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk keseimbangan suara. Untuk ketulian satu sisi, Cochlear Implant akan mengarahkan suara ke telinga pendengaran yang lebih baik, bertindak serupa dengan perangkat CROS. Sebab, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Cochlear Implant<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> biasanya memerlukan pembedahan, perangkat CROS non-bedah harus diuji coba terlebih dahulu.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><strong>Implan Koklea<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk anak-anak yang lahir dengan gangguan pendengaran unilateral berat, implan koklea dapat dipertimbangkan; namun, keterlambatan bahasa dan kognitif pada anak kecil tidak mungkin terjadi jika mereka memiliki satu telinga dengan pendengaran normal. Untuk gangguan pendengaran unilateral berat yang diperoleh di kemudian hari, keberhasilan implantasi koklea dapat bergantung pada usia, durasi gangguan pendengaran, dan tingkat keparahan gangguan pendengaran, sehingga evaluasi menyeluruh dengan audiolog dan otolaryngologist yang berspesialisasi dalam implantasi koklea dianjurkan untuk rekomendasi individual.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><strong>Mikrofon Jarak Jauh<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mikrofon jarak jauh, sebelumnya dikenal sebagai sistem FM, juga dapat dianggap sebagai opsi perawatan untuk UHL. Perangkat ini dapat membantu saat ucapan yang diinginkan berada di kejauhan atau jika ada kebisingan di latar belakang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Demikian penjelasan lengkap mengenai <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">gangguan pendengaran unilateral.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Jika gangguan pendengaran unilateral terjadi tiba-tiba atau saat bangun dari tidur, segera evaluasi oleh THT sangat dianjurkan, karena waktu pengobatan dapat mempengaruhi pemulihan pendengaran. Untuk gangguan pendengaran unilateral yang berlangsung lama, pertimbangkan konsultasi dengan audiologist kami untuk evaluasi pendengaran awal dan diskusi efek pada komunikasi dan pilihan pengobatan.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nama lain gangguan pendengaran unilateral umumnya disebut dengan gangguan pada satu telinga. Biasanya orang yang mengalami gangguan pendengaran unilateral memiliki masalah dalam mengerti percakapan dalam lingkungan yang ramai, terganggu oleh suara latar belakang yang bising, dan kesulitan menemukan sumber suara. Gangguan pendengaran unilateral cukup umum yang dapat terjadi baik pada orang dewasa maupun anak-anak. Mari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":807,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":{"0":"post-805","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-gangguan"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Gangguan Pendengaran Unilateral, Penyebab dan Cara Merawatnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Gangguan pendengaran unilateral adalah saat Anda tidak dapat mendengar di salah satu telinga. Jika semakin parah, disebut juga tuli satu sisi (SSD). Simak penyebab dan cara merawatnya di sini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/mengenal-gangguan-pendengaran-unilateral-penyebab-dan-cara-merawatnya\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Gangguan Pendengaran Unilateral, Penyebab dan Cara Merawatnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Gangguan pendengaran unilateral adalah saat Anda tidak dapat mendengar di salah satu telinga. Jika semakin parah, disebut juga tuli satu sisi (SSD). Simak penyebab dan cara merawatnya di sini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/mengenal-gangguan-pendengaran-unilateral-penyebab-dan-cara-merawatnya\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kumpulan Artikel Kesehatan &amp; Gangguan Pendengaran\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-12-22T02:56:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/ilustrasi-gangguan-pendengaran-unilateral-freepik.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"740\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"493\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"hearLIFE Team\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"hearLIFE Team\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\n\t    \"@context\": \"https:\/\/schema.org\",\n\t    \"@graph\": [\n\t        {\n\t            \"@type\": \"WebPage\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/mengenal-gangguan-pendengaran-unilateral-penyebab-dan-cara-merawatnya\",\n\t            \"url\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/mengenal-gangguan-pendengaran-unilateral-penyebab-dan-cara-merawatnya\",\n\t            \"name\": \"Mengenal Gangguan Pendengaran Unilateral, Penyebab dan Cara Merawatnya\",\n\t            \"isPartOf\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#website\"\n\t            },\n\t            \"primaryImageOfPage\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/mengenal-gangguan-pendengaran-unilateral-penyebab-dan-cara-merawatnya#primaryimage\"\n\t            },\n\t            \"image\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/mengenal-gangguan-pendengaran-unilateral-penyebab-dan-cara-merawatnya#primaryimage\"\n\t            },\n\t            \"thumbnailUrl\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/ilustrasi-gangguan-pendengaran-unilateral-freepik.jpg\",\n\t            \"datePublished\": \"2022-12-22T02:56:20+00:00\",\n\t            \"author\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/0fd26d88a633baccabc0dbe92c3cd3f5\"\n\t            },\n\t            \"description\": \"Gangguan pendengaran unilateral adalah saat Anda tidak dapat mendengar di salah satu telinga. Jika semakin parah, disebut juga tuli satu sisi (SSD). Simak penyebab dan cara merawatnya di sini.\",\n\t            \"breadcrumb\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/mengenal-gangguan-pendengaran-unilateral-penyebab-dan-cara-merawatnya#breadcrumb\"\n\t            },\n\t            \"inLanguage\": \"id\",\n\t            \"potentialAction\": [\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"ReadAction\",\n\t                    \"target\": [\n\t                        \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/mengenal-gangguan-pendengaran-unilateral-penyebab-dan-cara-merawatnya\"\n\t                    ]\n\t                }\n\t            ]\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"ImageObject\",\n\t            \"inLanguage\": \"id\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/mengenal-gangguan-pendengaran-unilateral-penyebab-dan-cara-merawatnya#primaryimage\",\n\t            \"url\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/ilustrasi-gangguan-pendengaran-unilateral-freepik.jpg\",\n\t            \"contentUrl\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/ilustrasi-gangguan-pendengaran-unilateral-freepik.jpg\",\n\t            \"width\": 740,\n\t            \"height\": 493,\n\t            \"caption\": \"ilustrasi gangguan pendengaran unilateral\"\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"BreadcrumbList\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/mengenal-gangguan-pendengaran-unilateral-penyebab-dan-cara-merawatnya#breadcrumb\",\n\t            \"itemListElement\": [\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"ListItem\",\n\t                    \"position\": 1,\n\t                    \"name\": \"Home\",\n\t                    \"item\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/\"\n\t                },\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"ListItem\",\n\t                    \"position\": 2,\n\t                    \"name\": \"Mengenal Gangguan Pendengaran Unilateral, Penyebab dan Cara Merawatnya\"\n\t                }\n\t            ]\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"WebSite\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#website\",\n\t            \"url\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/\",\n\t            \"name\": \"Kumpulan Artikel Kesehatan &amp; Gangguan Pendengaran\",\n\t            \"description\": \"hearLIFE\",\n\t            \"potentialAction\": [\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"SearchAction\",\n\t                    \"target\": {\n\t                        \"@type\": \"EntryPoint\",\n\t                        \"urlTemplate\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/?s={search_term_string}\"\n\t                    },\n\t                    \"query-input\": {\n\t                        \"@type\": \"PropertyValueSpecification\",\n\t                        \"valueRequired\": true,\n\t                        \"valueName\": \"search_term_string\"\n\t                    }\n\t                }\n\t            ],\n\t            \"inLanguage\": \"id\"\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"Person\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/0fd26d88a633baccabc0dbe92c3cd3f5\",\n\t            \"name\": \"hearLIFE Team\",\n\t            \"image\": {\n\t                \"@type\": \"ImageObject\",\n\t                \"inLanguage\": \"id\",\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\n\t                \"url\": \"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/300b8f134bb06fa3791ab4b704780b7bc048cc9ce2cbbd314e552c59d96dcf2c?s=96&d=mm&r=g\",\n\t                \"contentUrl\": \"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/300b8f134bb06fa3791ab4b704780b7bc048cc9ce2cbbd314e552c59d96dcf2c?s=96&d=mm&r=g\",\n\t                \"caption\": \"hearLIFE Team\"\n\t            },\n\t            \"sameAs\": [\n\t                \"https:\/\/hearlife.co.id\/blog\"\n\t            ],\n\t            \"url\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/author\/hearlife\"\n\t        }\n\t    ]\n\t}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Gangguan Pendengaran Unilateral, Penyebab dan Cara Merawatnya","description":"Gangguan pendengaran unilateral adalah saat Anda tidak dapat mendengar di salah satu telinga. Jika semakin parah, disebut juga tuli satu sisi (SSD). Simak penyebab dan cara merawatnya di sini.","robots":{"index":"index","follow":"follow"},"canonical":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/mengenal-gangguan-pendengaran-unilateral-penyebab-dan-cara-merawatnya","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengenal Gangguan Pendengaran Unilateral, Penyebab dan Cara Merawatnya","og_description":"Gangguan pendengaran unilateral adalah saat Anda tidak dapat mendengar di salah satu telinga. Jika semakin parah, disebut juga tuli satu sisi (SSD). Simak penyebab dan cara merawatnya di sini.","og_url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/mengenal-gangguan-pendengaran-unilateral-penyebab-dan-cara-merawatnya","og_site_name":"Kumpulan Artikel Kesehatan &amp; Gangguan Pendengaran","article_published_time":"2022-12-22T02:56:20+00:00","og_image":[{"width":740,"height":493,"url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/ilustrasi-gangguan-pendengaran-unilateral-freepik.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"hearLIFE Team","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"hearLIFE Team","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/mengenal-gangguan-pendengaran-unilateral-penyebab-dan-cara-merawatnya","url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/mengenal-gangguan-pendengaran-unilateral-penyebab-dan-cara-merawatnya","name":"Mengenal Gangguan Pendengaran Unilateral, Penyebab dan Cara Merawatnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/mengenal-gangguan-pendengaran-unilateral-penyebab-dan-cara-merawatnya#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/mengenal-gangguan-pendengaran-unilateral-penyebab-dan-cara-merawatnya#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/ilustrasi-gangguan-pendengaran-unilateral-freepik.jpg","datePublished":"2022-12-22T02:56:20+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/0fd26d88a633baccabc0dbe92c3cd3f5"},"description":"Gangguan pendengaran unilateral adalah saat Anda tidak dapat mendengar di salah satu telinga. Jika semakin parah, disebut juga tuli satu sisi (SSD). Simak penyebab dan cara merawatnya di sini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/mengenal-gangguan-pendengaran-unilateral-penyebab-dan-cara-merawatnya#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/mengenal-gangguan-pendengaran-unilateral-penyebab-dan-cara-merawatnya"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/mengenal-gangguan-pendengaran-unilateral-penyebab-dan-cara-merawatnya#primaryimage","url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/ilustrasi-gangguan-pendengaran-unilateral-freepik.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/ilustrasi-gangguan-pendengaran-unilateral-freepik.jpg","width":740,"height":493,"caption":"ilustrasi gangguan pendengaran unilateral"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/mengenal-gangguan-pendengaran-unilateral-penyebab-dan-cara-merawatnya#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Gangguan Pendengaran Unilateral, Penyebab dan Cara Merawatnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/","name":"Kumpulan Artikel Kesehatan &amp; Gangguan Pendengaran","description":"hearLIFE","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/0fd26d88a633baccabc0dbe92c3cd3f5","name":"hearLIFE Team","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/300b8f134bb06fa3791ab4b704780b7bc048cc9ce2cbbd314e552c59d96dcf2c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/300b8f134bb06fa3791ab4b704780b7bc048cc9ce2cbbd314e552c59d96dcf2c?s=96&d=mm&r=g","caption":"hearLIFE Team"},"sameAs":["https:\/\/hearlife.co.id\/blog"],"url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/author\/hearlife"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/805","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=805"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/805\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":808,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/805\/revisions\/808"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/807"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=805"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=805"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=805"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}