{"id":774,"date":"2022-12-21T06:23:05","date_gmt":"2022-12-21T06:23:05","guid":{"rendered":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/?p=774"},"modified":"2022-12-21T06:23:05","modified_gmt":"2022-12-21T06:23:05","slug":"kenali-gangguan-pendengaran-penderita-diabetes","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/kenali-gangguan-pendengaran-penderita-diabetes","title":{"rendered":"Kenali Gangguan Pendengaran Penderita Diabetes"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diabetes adalah suatu kondisi yang mempengaruhi pengaturan gula darah dalam tubuh. Ini dapat menyebabkan fluktuasi glukosa darah, yang dikenal sebagai episode hipo dan hiperglikemia. Jika seseorang tidak dapat mempertahankan kadar gula darahnya dalam kisaran yang sehat, ini dapat meningkatkan risiko komplikasi, yang dapat mencakup gangguan pendengaran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada artikel ini, kami akan menjelaskan hubungan antara diabetes dan gangguan pendengaran dan menyarankan langkah-langkah yang dapat diambil oleh penderita diabetes untuk melindungi pendengarannya. Simak <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">gangguan pendengaran penderita diabetes berikut ini.<\/span><\/p>\n<h2><b>Penyebab gangguan pendengaran penderita diabetes<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kadar gula darah yang tinggi dapat mempengaruhi suplai darah ke pembuluh darah kecil dan saraf di telinga bagian dalam, yang mengakibatkan kerusakan dan mempengaruhi pendengaran. Kerusakan saraf dapat terjadi pada diabetes tipe 1 dan tipe 2.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kadar gula darah di atas batas normal juga dapat mempengaruhi bagaimana sinyal saraf berjalan ke otak dari telinga bagian dalam. Kerusakan ini juga dapat menyebabkan gangguan pendengaran.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga :\u00a0 <\/strong><a href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/otomikosis-gejala-penyebab-dan-resiko\"><b>Gejala Gangguan Pendengaran pada Diabetes<\/b><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mendiagnosis gangguan pendengaran, dokter, seperti audiolog, dapat mengambil riwayat kesehatan seseorang dan menilai gejala apa pun. Kemungkinan gejala gangguan pendengaran dapat meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sering meminta orang untuk mengulangi apa yang telah mereka katakan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengalami kesulitan mengikuti percakapan yang melibatkan lebih dari satu orang lain<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berpikir bahwa orang lain bergumam<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengalami kesulitan mendengar orang di tempat yang bising, seperti restoran yang sibuk<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengalami kesulitan mendengar orang yang berbicara pelan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">perlu menyalakan TV atau radio dengan keras, yang mungkin dianggap terlalu keras oleh orang lain di sekitar<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengalami kesulitan mendengar suara sehari-hari, seperti telepon, bel pintu, atau jam alarm<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><strong>Faktor Resiko Gangguan Pendengaran pada Diabetes<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Faktor risiko lain untuk gangguan pendengaran mungkin termasuk:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penuaan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Paparan suara keras yang sering atau berkepanjangan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Genetika kondisi tertentu, seperti campak, gondok, meningitis, multiple sclerosis, dan stroke<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Obat-obatan tertentu, termasuk obat antiinflamasi, antibiotik, dan diuretik, karena dapat menyebabkan kerusakan telinga permanen<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">trauma pada telinga melalui cedera kepala<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bahan kimia tertentu, karena dapat menyebabkan kerusakan pada telinga<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Baca Juga : <\/strong><a href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/inilah-dampak-pencemaran-suara-bagi-pendengaran-manusia\"><strong>Inilah Dampak Pencemaran Suara Bagi Pendengaran Manusia<\/strong><\/a><\/p>\n<h2><b>Pengobatan gangguan pendengaran pada diabetes<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tujuan pengobatan adalah untuk meningkatkan pendengaran orang dan kemampuan mereka untuk berkomunikasi dengan orang lain. Jenis gangguan pendengaran yang biasanya terkait dengan diabetes adalah sensorineural hearing loss (SNHL). Ini adalah jenis gangguan pendengaran yang terjadi akibat kerusakan pada telinga bagian dalam atau saraf antara telinga bagian dalam dan otak. Perawatan untuk SNHL dapat meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Alat bantu dengar digital: Alat bantu dengar digital adalah perangkat elektronik yang dipasang di telinga dan meningkatkan volume suara apa pun yang masuk ke telinga.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Implan koklea: Implan koklea adalah alat bantu dengar yang diletakkan di bawah kulit di telinga bagian dalam.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Implan batang otak pendengaran: Ini adalah perangkat yang mungkin cocok jika saraf pendengaran tidak berfungsi secara efektif dan menyebabkan gangguan pendengaran yang parah. Seorang dokter menanamkan perangkat ini melalui operasi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membaca bibir atau bahasa isyarat: Jika orang mengalami gangguan pendengaran yang parah, mereka mungkin mempertimbangkan untuk menggunakan bahasa isyarat atau membaca bibir untuk membantu berkomunikasi dengan orang lain.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>Adakah alat bantu dengar yang cocok untuk penderita diabetes?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Anda mempertimbangkan untuk membeli alat bantu dengar, langkah pertama adalah mengunjungi audiolog di daerah Anda. Audiolog dapat membantu Anda memilih perangkat berdasarkan tingkat <a href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/layanan\/pemeriksaan-pendengaran\/anm\">gangguan pendengaran<\/a> Anda. Alat bantu dengar yang cocok untuk Anda akan disarankan langsung oleh audiolog.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Demikian penjelasan mengenai <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">gangguan pendengaran penderita diabetes. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Anda memiliki diabetes ada baiknya untuk memeriksakan pendengaran Anda dan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">hubungi <\/span><a href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">kami<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk mengetahui <\/span><a href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/produk\/abd\"><span style=\"font-weight: 400;\">alat bantu dengar<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang cocok untuk Anda yang mengalami diabetes. Semoga bermanfaat!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diabetes adalah suatu kondisi yang mempengaruhi pengaturan gula darah dalam tubuh. Ini dapat menyebabkan fluktuasi glukosa darah, yang dikenal sebagai episode hipo dan hiperglikemia. Jika seseorang tidak dapat mempertahankan kadar gula darahnya dalam kisaran yang sehat, ini dapat meningkatkan risiko komplikasi, yang dapat mencakup gangguan pendengaran. Pada artikel ini, kami akan menjelaskan hubungan antara diabetes [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":775,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":{"0":"post-774","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-gangguan"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kenali Gangguan Pendengaran Penderita Diabetes<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kondisi kronis yang mempengaruhi kadar glukosa darah seseorang yaitu diabetes. Orang yang hidup dengan diabetes mungkin berisiko lebih tinggi mengalami gangguan pendengaran. Simak ulasan berikut!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/kenali-gangguan-pendengaran-penderita-diabetes\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kenali Gangguan Pendengaran Penderita Diabetes\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kondisi kronis yang mempengaruhi kadar glukosa darah seseorang yaitu diabetes. Orang yang hidup dengan diabetes mungkin berisiko lebih tinggi mengalami gangguan pendengaran. Simak ulasan berikut!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/kenali-gangguan-pendengaran-penderita-diabetes\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kumpulan Artikel Kesehatan &amp; Gangguan Pendengaran\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-12-21T06:23:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/woman-doctor-holding-otoscope-ear-consultation-old-man-medical-appointment-otologist-using-otology-instrument-examination-give-medical-advice-ill-patient.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"hearLIFE Team\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"hearLIFE Team\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\n\t    \"@context\": \"https:\/\/schema.org\",\n\t    \"@graph\": [\n\t        {\n\t            \"@type\": \"WebPage\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/kenali-gangguan-pendengaran-penderita-diabetes\",\n\t            \"url\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/kenali-gangguan-pendengaran-penderita-diabetes\",\n\t            \"name\": \"Kenali Gangguan Pendengaran Penderita Diabetes\",\n\t            \"isPartOf\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#website\"\n\t            },\n\t            \"primaryImageOfPage\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/kenali-gangguan-pendengaran-penderita-diabetes#primaryimage\"\n\t            },\n\t            \"image\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/kenali-gangguan-pendengaran-penderita-diabetes#primaryimage\"\n\t            },\n\t            \"thumbnailUrl\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/woman-doctor-holding-otoscope-ear-consultation-old-man-medical-appointment-otologist-using-otology-instrument-examination-give-medical-advice-ill-patient.jpg\",\n\t            \"datePublished\": \"2022-12-21T06:23:05+00:00\",\n\t            \"author\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/0fd26d88a633baccabc0dbe92c3cd3f5\"\n\t            },\n\t            \"description\": \"Kondisi kronis yang mempengaruhi kadar glukosa darah seseorang yaitu diabetes. Orang yang hidup dengan diabetes mungkin berisiko lebih tinggi mengalami gangguan pendengaran. Simak ulasan berikut!\",\n\t            \"breadcrumb\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/kenali-gangguan-pendengaran-penderita-diabetes#breadcrumb\"\n\t            },\n\t            \"inLanguage\": \"id\",\n\t            \"potentialAction\": [\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"ReadAction\",\n\t                    \"target\": [\n\t                        \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/kenali-gangguan-pendengaran-penderita-diabetes\"\n\t                    ]\n\t                }\n\t            ]\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"ImageObject\",\n\t            \"inLanguage\": \"id\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/kenali-gangguan-pendengaran-penderita-diabetes#primaryimage\",\n\t            \"url\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/woman-doctor-holding-otoscope-ear-consultation-old-man-medical-appointment-otologist-using-otology-instrument-examination-give-medical-advice-ill-patient.jpg\",\n\t            \"contentUrl\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/woman-doctor-holding-otoscope-ear-consultation-old-man-medical-appointment-otologist-using-otology-instrument-examination-give-medical-advice-ill-patient.jpg\",\n\t            \"width\": 1500,\n\t            \"height\": 1000,\n\t            \"caption\": \"gangguan pendengaran penderita diabetes\"\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"BreadcrumbList\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/kenali-gangguan-pendengaran-penderita-diabetes#breadcrumb\",\n\t            \"itemListElement\": [\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"ListItem\",\n\t                    \"position\": 1,\n\t                    \"name\": \"Home\",\n\t                    \"item\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/\"\n\t                },\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"ListItem\",\n\t                    \"position\": 2,\n\t                    \"name\": \"Kenali Gangguan Pendengaran Penderita Diabetes\"\n\t                }\n\t            ]\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"WebSite\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#website\",\n\t            \"url\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/\",\n\t            \"name\": \"Kumpulan Artikel Kesehatan &amp; Gangguan Pendengaran\",\n\t            \"description\": \"hearLIFE\",\n\t            \"potentialAction\": [\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"SearchAction\",\n\t                    \"target\": {\n\t                        \"@type\": \"EntryPoint\",\n\t                        \"urlTemplate\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/?s={search_term_string}\"\n\t                    },\n\t                    \"query-input\": {\n\t                        \"@type\": \"PropertyValueSpecification\",\n\t                        \"valueRequired\": true,\n\t                        \"valueName\": \"search_term_string\"\n\t                    }\n\t                }\n\t            ],\n\t            \"inLanguage\": \"id\"\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"Person\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/0fd26d88a633baccabc0dbe92c3cd3f5\",\n\t            \"name\": \"hearLIFE Team\",\n\t            \"image\": {\n\t                \"@type\": \"ImageObject\",\n\t                \"inLanguage\": \"id\",\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\n\t                \"url\": \"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/300b8f134bb06fa3791ab4b704780b7bc048cc9ce2cbbd314e552c59d96dcf2c?s=96&d=mm&r=g\",\n\t                \"contentUrl\": \"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/300b8f134bb06fa3791ab4b704780b7bc048cc9ce2cbbd314e552c59d96dcf2c?s=96&d=mm&r=g\",\n\t                \"caption\": \"hearLIFE Team\"\n\t            },\n\t            \"sameAs\": [\n\t                \"https:\/\/hearlife.co.id\/blog\"\n\t            ],\n\t            \"url\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/author\/hearlife\"\n\t        }\n\t    ]\n\t}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kenali Gangguan Pendengaran Penderita Diabetes","description":"Kondisi kronis yang mempengaruhi kadar glukosa darah seseorang yaitu diabetes. Orang yang hidup dengan diabetes mungkin berisiko lebih tinggi mengalami gangguan pendengaran. Simak ulasan berikut!","robots":{"index":"index","follow":"follow"},"canonical":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/kenali-gangguan-pendengaran-penderita-diabetes","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kenali Gangguan Pendengaran Penderita Diabetes","og_description":"Kondisi kronis yang mempengaruhi kadar glukosa darah seseorang yaitu diabetes. Orang yang hidup dengan diabetes mungkin berisiko lebih tinggi mengalami gangguan pendengaran. Simak ulasan berikut!","og_url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/kenali-gangguan-pendengaran-penderita-diabetes","og_site_name":"Kumpulan Artikel Kesehatan &amp; Gangguan Pendengaran","article_published_time":"2022-12-21T06:23:05+00:00","og_image":[{"width":1500,"height":1000,"url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/woman-doctor-holding-otoscope-ear-consultation-old-man-medical-appointment-otologist-using-otology-instrument-examination-give-medical-advice-ill-patient.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"hearLIFE Team","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"hearLIFE Team","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/kenali-gangguan-pendengaran-penderita-diabetes","url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/kenali-gangguan-pendengaran-penderita-diabetes","name":"Kenali Gangguan Pendengaran Penderita Diabetes","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/kenali-gangguan-pendengaran-penderita-diabetes#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/kenali-gangguan-pendengaran-penderita-diabetes#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/woman-doctor-holding-otoscope-ear-consultation-old-man-medical-appointment-otologist-using-otology-instrument-examination-give-medical-advice-ill-patient.jpg","datePublished":"2022-12-21T06:23:05+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/0fd26d88a633baccabc0dbe92c3cd3f5"},"description":"Kondisi kronis yang mempengaruhi kadar glukosa darah seseorang yaitu diabetes. Orang yang hidup dengan diabetes mungkin berisiko lebih tinggi mengalami gangguan pendengaran. Simak ulasan berikut!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/kenali-gangguan-pendengaran-penderita-diabetes#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/kenali-gangguan-pendengaran-penderita-diabetes"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/kenali-gangguan-pendengaran-penderita-diabetes#primaryimage","url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/woman-doctor-holding-otoscope-ear-consultation-old-man-medical-appointment-otologist-using-otology-instrument-examination-give-medical-advice-ill-patient.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/woman-doctor-holding-otoscope-ear-consultation-old-man-medical-appointment-otologist-using-otology-instrument-examination-give-medical-advice-ill-patient.jpg","width":1500,"height":1000,"caption":"gangguan pendengaran penderita diabetes"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/kenali-gangguan-pendengaran-penderita-diabetes#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kenali Gangguan Pendengaran Penderita Diabetes"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/","name":"Kumpulan Artikel Kesehatan &amp; Gangguan Pendengaran","description":"hearLIFE","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/0fd26d88a633baccabc0dbe92c3cd3f5","name":"hearLIFE Team","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/300b8f134bb06fa3791ab4b704780b7bc048cc9ce2cbbd314e552c59d96dcf2c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/300b8f134bb06fa3791ab4b704780b7bc048cc9ce2cbbd314e552c59d96dcf2c?s=96&d=mm&r=g","caption":"hearLIFE Team"},"sameAs":["https:\/\/hearlife.co.id\/blog"],"url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/author\/hearlife"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/774","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=774"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/774\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":779,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/774\/revisions\/779"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/775"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=774"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=774"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=774"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}