{"id":668,"date":"2022-12-05T07:39:24","date_gmt":"2022-12-05T07:39:24","guid":{"rendered":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/?p=668"},"modified":"2022-12-04T06:39:52","modified_gmt":"2022-12-04T06:39:52","slug":"kenali-pengertian-audiogram-dan-cara-membacanya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/kenali-pengertian-audiogram-dan-cara-membacanya","title":{"rendered":"Kenali Pengertian Audiogram dan Cara Membacanya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Audiogram adalah<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> grafik yang dapat menunjukkan suara paling lembut yang bisa seseorang dengar pada frekuensi tertentu. Selama pemeriksaan pendengaran berlangsung, seorang audiologis akan memainkan nada dalam satu frekuensi pada suatu waktu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan melihat hasil dari grafik, kita akan mengetahui gangguan pendengaran yang mungkin saja terjadi pada telinga kita. Namun, profesional perawatan pendengaran akan menggunakan hasil tersebut untuk membantu kita menentukan <a href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/teknologi\/mengenal-jenis-alat-bantu-dengar-dan-cara-kerjanya\">jenis alat bantu dengar terbaik<\/a> yang bisa digunakan.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/manfaat-alat-bantu-dengar-yang-perlu-anda-tahu\">7 Manfaat Alat Bantu Dengar yang Perlu Anda Tahu<\/a><\/p>\n<h2><b>Cara Membaca Audiogram<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-669 size-full\" src=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/cara-membaca-audiogram.jpg\" alt=\"cara membaca audiogram\" width=\"512\" height=\"288\" srcset=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/cara-membaca-audiogram.jpg 512w, https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/cara-membaca-audiogram-300x169.jpg 300w, https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/cara-membaca-audiogram-450x253.jpg 450w\" sizes=\"auto, (max-width: 512px) 100vw, 512px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u200b\u200bSaat kita berbicara mengenai grafik, tak lepas dari keberadaan audiolog. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Audiolog adalah<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> sebuah cabang ilmu yang mempelajari segala hal yang berkaitan dengan indra pendengaran. Mulai dari cara mengukur kepekaan, penyebab yang menimbulkan gangguan, hingga cara mengatasi gangguan itu sendiri. Selama pemeriksaan pendengaran berlangsung, seorang audiologis akan memainkan nada dalam satu frekuensi pada suatu waktu. Pada bagian atas grafik terlihat gambaran rentang frekuensi suara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Grafik ini terdiri atas dua sumbu, yakni sumbu horizontal atau sumbu x dan sumbu vertikal atau sumbu y. sumbu x mewakili frekuensi yang terendah ke frekuensi tertinggi. Frekuensi terendah yang bisa kita uji biasanya 250 Hz. Sedangkan frekuensi tertinggi biasanya 8000 Hz.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada sumbu vertikal atau sumbu x mewakili intensitas atau kenyaringan suara dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">decibel<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Untuk level terendah pada bagian atas grafik. Ketika bagian kiri atas grafik berlabel -10 dB atau 0 dB, itu bukan berarti tidak ada suaranya. Melainkan, zero desibel ini mewakili tingkat suara terlembut yang didengar rata-rata orang dengan pendengaran normal dalam frekuensi apa pun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika kita bergerak dari kiri ke kanan pada grafik ini, maka frekuensinya akan meningkat. Itu artinya nada menjadi lebih tinggi. Sedangkan pada bagian kiri grafik ini, menggambarkan derajat kekerasan suara. Ketika kita bergerak dari atas ke bawah pada grafik ini, maka suara menjadi semakin meningkat.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca juga:<\/strong>\u00a0 <a href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/terapi-lilin-telinga-apakah-aman-intip-faktanya-berikut\">Terapi Lilin Telinga, Apakah Aman? Intip Faktanya Berikut!<\/a><\/p>\n<h2><b>Jenis Gangguan Pendengaran<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/penyakit-gangguan-pendengaran-penyebab-gejala-dan-cara-mengatasinya\">Gangguan pendengaran<\/a> ini dapat dibagi menjadi beberapa kelompok berdasarkan hasil audiogram. Antara lain, pendengaran normal, gangguan pendengaran ringan, gangguan pendengaran sedang, gangguan pendengaran berat, dan gangguan pendengaran sangat berat.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pendengaran normal. Suara memiliki derajat kekerasan sekitar 0 sampai 10 desibel (dB).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gangguan pendengaran ringan. Kita tidak bisa mendengar suara-suara dengan tingkat kekerasan lebih kecil dari 12-40 dB.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gangguan pendengaran sedang. Kita tidak bisa mendengar suara dengan tingkat kekerasannya lebih kecil dari 41-70 dB.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gangguan pendengaran berat. Kita tidak bisa mendengar suara dengan tingkat kekerasan lebih kecil dari 71-90 dB.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gangguan pendengaran sangat berat. Pada gangguan pendengaran sangat berat ini, kita tidak bisa mendengar suara dengan tingkat kekerasannya lebih kecil dari 91-120 dB.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>Pemeriksaan Gangguan Pendengaran<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain membaca audiogram, kita juga bisa melakukan <a href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/layanan\/pemeriksaan-pendengaran\/anm\">pemeriksaan mengenai gangguan pendengaran<\/a> dengan audiometri. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Definisi audiometri<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah pemeriksaan untuk menentukan jenis maupun derajat ketulian seseorang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan melakukan pemeriksaan, kita dapat menentukan jenis ketulian tersebut apakah tuli konduktif atau tuli saraf (sensorineural). Umumnya, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">harga pemeriksaan audiometri<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> ini berbeda-beda berdasarkan kebutuhan dan tempat pemeriksaannya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Audiogram adalah grafik yang dapat menunjukkan suara paling lembut yang bisa seseorang dengar pada frekuensi tertentu. Selama pemeriksaan pendengaran berlangsung, seorang audiologis akan memainkan nada dalam satu frekuensi pada suatu waktu.\u00a0 Dengan melihat hasil dari grafik, kita akan mengetahui gangguan pendengaran yang mungkin saja terjadi pada telinga kita. Namun, profesional perawatan pendengaran akan menggunakan hasil [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":670,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-668","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-tips"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kenali Pengertian Audiogram dan Cara Membacanya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Audiogram merupakan grafik yang bisa menunjukkan suara paling lembut yang didengar seseorang dalam frekuensi tertentu. Yuk, kenali lebih dalam dan cara membacanya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/kenali-pengertian-audiogram-dan-cara-membacanya\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kenali Pengertian Audiogram dan Cara Membacanya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Audiogram merupakan grafik yang bisa menunjukkan suara paling lembut yang didengar seseorang dalam frekuensi tertentu. Yuk, kenali lebih dalam dan cara membacanya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/kenali-pengertian-audiogram-dan-cara-membacanya\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kumpulan Artikel Kesehatan &amp; Gangguan Pendengaran\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-12-05T07:39:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/audiometri-longhaired-woman-having-hearing-check-hospital_259150-60611.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"740\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"492\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"hearLIFE Team\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"hearLIFE Team\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\n\t    \"@context\": \"https:\/\/schema.org\",\n\t    \"@graph\": [\n\t        {\n\t            \"@type\": \"WebPage\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/kenali-pengertian-audiogram-dan-cara-membacanya\",\n\t            \"url\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/kenali-pengertian-audiogram-dan-cara-membacanya\",\n\t            \"name\": \"Kenali Pengertian Audiogram dan Cara Membacanya\",\n\t            \"isPartOf\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#website\"\n\t            },\n\t            \"primaryImageOfPage\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/kenali-pengertian-audiogram-dan-cara-membacanya#primaryimage\"\n\t            },\n\t            \"image\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/kenali-pengertian-audiogram-dan-cara-membacanya#primaryimage\"\n\t            },\n\t            \"thumbnailUrl\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/audiometri-longhaired-woman-having-hearing-check-hospital_259150-60611.jpg\",\n\t            \"datePublished\": \"2022-12-05T07:39:24+00:00\",\n\t            \"author\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/0fd26d88a633baccabc0dbe92c3cd3f5\"\n\t            },\n\t            \"description\": \"Audiogram merupakan grafik yang bisa menunjukkan suara paling lembut yang didengar seseorang dalam frekuensi tertentu. Yuk, kenali lebih dalam dan cara membacanya.\",\n\t            \"breadcrumb\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/kenali-pengertian-audiogram-dan-cara-membacanya#breadcrumb\"\n\t            },\n\t            \"inLanguage\": \"id\",\n\t            \"potentialAction\": [\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"ReadAction\",\n\t                    \"target\": [\n\t                        \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/kenali-pengertian-audiogram-dan-cara-membacanya\"\n\t                    ]\n\t                }\n\t            ]\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"ImageObject\",\n\t            \"inLanguage\": \"id\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/kenali-pengertian-audiogram-dan-cara-membacanya#primaryimage\",\n\t            \"url\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/audiometri-longhaired-woman-having-hearing-check-hospital_259150-60611.jpg\",\n\t            \"contentUrl\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/audiometri-longhaired-woman-having-hearing-check-hospital_259150-60611.jpg\",\n\t            \"width\": 740,\n\t            \"height\": 492,\n\t            \"caption\": \"audiometri\"\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"BreadcrumbList\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/kenali-pengertian-audiogram-dan-cara-membacanya#breadcrumb\",\n\t            \"itemListElement\": [\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"ListItem\",\n\t                    \"position\": 1,\n\t                    \"name\": \"Home\",\n\t                    \"item\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/\"\n\t                },\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"ListItem\",\n\t                    \"position\": 2,\n\t                    \"name\": \"Kenali Pengertian Audiogram dan Cara Membacanya\"\n\t                }\n\t            ]\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"WebSite\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#website\",\n\t            \"url\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/\",\n\t            \"name\": \"Kumpulan Artikel Kesehatan &amp; Gangguan Pendengaran\",\n\t            \"description\": \"hearLIFE\",\n\t            \"potentialAction\": [\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"SearchAction\",\n\t                    \"target\": {\n\t                        \"@type\": \"EntryPoint\",\n\t                        \"urlTemplate\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/?s={search_term_string}\"\n\t                    },\n\t                    \"query-input\": {\n\t                        \"@type\": \"PropertyValueSpecification\",\n\t                        \"valueRequired\": true,\n\t                        \"valueName\": \"search_term_string\"\n\t                    }\n\t                }\n\t            ],\n\t            \"inLanguage\": \"id\"\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"Person\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/0fd26d88a633baccabc0dbe92c3cd3f5\",\n\t            \"name\": \"hearLIFE Team\",\n\t            \"image\": {\n\t                \"@type\": \"ImageObject\",\n\t                \"inLanguage\": \"id\",\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\n\t                \"url\": \"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/300b8f134bb06fa3791ab4b704780b7bc048cc9ce2cbbd314e552c59d96dcf2c?s=96&d=mm&r=g\",\n\t                \"contentUrl\": \"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/300b8f134bb06fa3791ab4b704780b7bc048cc9ce2cbbd314e552c59d96dcf2c?s=96&d=mm&r=g\",\n\t                \"caption\": \"hearLIFE Team\"\n\t            },\n\t            \"sameAs\": [\n\t                \"https:\/\/hearlife.co.id\/blog\"\n\t            ],\n\t            \"url\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/author\/hearlife\"\n\t        }\n\t    ]\n\t}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kenali Pengertian Audiogram dan Cara Membacanya","description":"Audiogram merupakan grafik yang bisa menunjukkan suara paling lembut yang didengar seseorang dalam frekuensi tertentu. Yuk, kenali lebih dalam dan cara membacanya.","robots":{"index":"index","follow":"follow"},"canonical":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/kenali-pengertian-audiogram-dan-cara-membacanya","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kenali Pengertian Audiogram dan Cara Membacanya","og_description":"Audiogram merupakan grafik yang bisa menunjukkan suara paling lembut yang didengar seseorang dalam frekuensi tertentu. Yuk, kenali lebih dalam dan cara membacanya.","og_url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/kenali-pengertian-audiogram-dan-cara-membacanya","og_site_name":"Kumpulan Artikel Kesehatan &amp; Gangguan Pendengaran","article_published_time":"2022-12-05T07:39:24+00:00","og_image":[{"width":740,"height":492,"url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/audiometri-longhaired-woman-having-hearing-check-hospital_259150-60611.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"hearLIFE Team","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"hearLIFE Team","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/kenali-pengertian-audiogram-dan-cara-membacanya","url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/kenali-pengertian-audiogram-dan-cara-membacanya","name":"Kenali Pengertian Audiogram dan Cara Membacanya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/kenali-pengertian-audiogram-dan-cara-membacanya#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/kenali-pengertian-audiogram-dan-cara-membacanya#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/audiometri-longhaired-woman-having-hearing-check-hospital_259150-60611.jpg","datePublished":"2022-12-05T07:39:24+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/0fd26d88a633baccabc0dbe92c3cd3f5"},"description":"Audiogram merupakan grafik yang bisa menunjukkan suara paling lembut yang didengar seseorang dalam frekuensi tertentu. Yuk, kenali lebih dalam dan cara membacanya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/kenali-pengertian-audiogram-dan-cara-membacanya#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/kenali-pengertian-audiogram-dan-cara-membacanya"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/kenali-pengertian-audiogram-dan-cara-membacanya#primaryimage","url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/audiometri-longhaired-woman-having-hearing-check-hospital_259150-60611.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/audiometri-longhaired-woman-having-hearing-check-hospital_259150-60611.jpg","width":740,"height":492,"caption":"audiometri"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/kenali-pengertian-audiogram-dan-cara-membacanya#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kenali Pengertian Audiogram dan Cara Membacanya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/","name":"Kumpulan Artikel Kesehatan &amp; Gangguan Pendengaran","description":"hearLIFE","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/0fd26d88a633baccabc0dbe92c3cd3f5","name":"hearLIFE Team","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/300b8f134bb06fa3791ab4b704780b7bc048cc9ce2cbbd314e552c59d96dcf2c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/300b8f134bb06fa3791ab4b704780b7bc048cc9ce2cbbd314e552c59d96dcf2c?s=96&d=mm&r=g","caption":"hearLIFE Team"},"sameAs":["https:\/\/hearlife.co.id\/blog"],"url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/author\/hearlife"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/668","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=668"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/668\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":672,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/668\/revisions\/672"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/670"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=668"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=668"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=668"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}