{"id":664,"date":"2022-12-05T06:01:29","date_gmt":"2022-12-05T06:01:29","guid":{"rendered":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/?p=664"},"modified":"2022-12-04T06:26:49","modified_gmt":"2022-12-04T06:26:49","slug":"microtia-pengertian-penyebab-faktor-risiko-klasifikasi-dan-pengobatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/microtia-pengertian-penyebab-faktor-risiko-klasifikasi-dan-pengobatan","title":{"rendered":"Microtia: Pengertian, Penyebab, Faktor Risiko, Klasifikasi, dan Pengobatan"},"content":{"rendered":"<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Microtia<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau sering juga kita sebut sebagai <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">mikrotia<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> merupakan istilah medis untuk telinga yang tidak normal atau tidak terbentuk secara sempurna. Kelainan ini memang mempengaruhi bentuk telinga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, kondisi semacam ini tidak mempengaruhi bagian dalamnya bila tidak ada kelainan pada <a href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/fungsi-saluran-eustachius-pada-telinga\">saluran telinga<\/a>. Kelainan ini bisa saja terjadi pada satu telinga yang disebut sebagai unilateral.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Pengertian Mikrotia<\/b><\/h2>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Microtia<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> kelainan bawaan pada telinga bagian luar yang tidak berkembang secara sempurna selama trimester pertama kehamilan. Kelainan ini juga bisa kita sebut sebagai telinga kecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Telinga kecil artinya<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> bayi yang lahir memiliki ukuran telinga yang kecil bila kita bandingkan dengan bayi seusianya. Bahkan, dalam beberapa kasus bentuk telinga menyerupai kacang. Dalam banyak kasus, kelainan ini seringkali menyerang telinga kanan. Bayi laki-laki lebih rentan terkena kelainan ini.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/labirintis-penyebab-ciri-ciri-dan-cara-mencegahnya\">Labirintis: Penyebab, Ciri-ciri, dan Cara Mencegahnya<\/a><\/p>\n<h2><b>Penyebab dan Faktor Risiko<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti penjelasan sebelumnya, kelainan ini terjadi pada minggu-minggu awal perkembangan janin. Penyebab utama dari kelainan ini masih belum diketahui secara pasti. Namun, biasanya kelainan ini berkaitan dengan penggunaan obat-obatan, alkohol, kondisi lingkungan, perubahan genetik, diet rendah karbohidrat dan asam folat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, kelainan ini juga bisa karena selama masa kehamilan sang ibu menderita diabetes. Dengan kata lain, ibu yang memiliki diabetes lebih berisiko melahirkan bayi dengan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">penyakit microtia <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ini bila kita bandingkan dengan ibu hamil lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, seorang anak akan berisiko mengalami kondisi semacam ini jika ibunya, berusia di atas 35 tahun, mengalami sakit parah selama kehamilan, tidak mendapatkan cukup karbohidrat maupun asam folat selama kehamilan, menderita diabetes, hingga mengonsumsi atau menggunakan obat-obatan tertentu.<\/span><\/p>\n<h2><b>Pengelompokkan grade Microtia<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi tak normal pada telinga bayi ini dapat kita kelompokkan menjadi beberapa grade. Pengelompokkan grade ini berdasarkan tingkat keparahannya, antara lain:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Microtia grade <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">1 : bayi memiliki telinga luar yang kecil, akan tetapi saluran telinga menyempit atau hilang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Microtia grade 2 : Dua pertiga bagian atas daun telinga tidak terbentuk secara sempurna dengan saluran telinga menyempit atau hilang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Microtia grade 3<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">:\u00a0 telinga luar berkembang yang umumnya terlihat seperti kacang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Microtia grade 4: Terjadinya anotia. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Anotia adalah<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> bentuk telinga yang paling parah. Seorang anak atau bayi yang memiliki kondisi semacam ini tidak mempunyai daun maupun saluran telinga. Kondisi semacam ini bisa terjadi pada satu atau dua telinga.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/neuroma-akustik-pengertian-gejala-dan-pengobatan\">Neuroma Akustik: Pengertian, Gejala dan Pengobatan<\/a><\/p>\n<h2><b>Pengobatan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengobatan ini dilakukan berdasarkan dengan tingkat keparahannya. Misalnya, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">cara mengatasi daun telinga bayi terlipat <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dapat dilakukan dengan pembedahan untuk rekonstruksi telinga luar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, pembedahan ini tergantung pada tingkat keparahan serta usia anak. Biasanya, proses pembedahan berlangsung ketika anak sudah menginjak usia 4 sampai 10 tahun. Sementara itu, semua pilihan pengobatan juga harus melalui diskusi yang panjang. Pasalnya, tindakan sedini mungkin belum tentu memberikan hasil yang baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, untuk mengatasinya, anak juga bisa mendapatkan <a href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/produk\/abd\">alat bantu dengar<\/a>. Dengan begitu, dapat meningkatkan kemampuan pendengaran anak dan membantu perkembangan bicaranya. Meski begitu, alat pendengar ini juga memerlukan perawatan dari waktu ke waktu. Ada kemungkinan, alat pendengar ini juga bukan pilihan yang baik bagi anak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika bayi terlahir dengan kondisi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">microtia<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, kemungkinan besar akan berpotensi mengalami <a href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/waspadai-gejala-gangguan-pendengaran-pada-anak-berikut-ini\">gangguan pendengaran anak<\/a>. Jika terlambat mendapatkan perawatan dari dokter maka anak akan menjadi sulit bicara atau terlambat bicara. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena Anda dapat konsultasi kepada dokter spesialis THT dan mengambil langkah selanjutnya untuk Si kecil.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Microtia atau sering juga kita sebut sebagai mikrotia merupakan istilah medis untuk telinga yang tidak normal atau tidak terbentuk secara sempurna. Kelainan ini memang mempengaruhi bentuk telinga. Namun, kondisi semacam ini tidak mempengaruhi bagian dalamnya bila tidak ada kelainan pada saluran telinga. Kelainan ini bisa saja terjadi pada satu telinga yang disebut sebagai unilateral.\u00a0 Pengertian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":666,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-664","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-gangguan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Microtia: Pengertian, Penyebab, Faktor Risiko, Klasifikasi, dan Pengobatan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mikrotia adalah kondisi telinga yang tidak normal atau kelainan bawaan pada telinga bagian luar. Mari kita bahas selengkapnya!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/microtia-pengertian-penyebab-faktor-risiko-klasifikasi-dan-pengobatan\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Microtia: Pengertian, Penyebab, Faktor Risiko, Klasifikasi, dan Pengobatan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mikrotia adalah kondisi telinga yang tidak normal atau kelainan bawaan pada telinga bagian luar. Mari kita bahas selengkapnya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/microtia-pengertian-penyebab-faktor-risiko-klasifikasi-dan-pengobatan\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kumpulan Artikel Kesehatan &amp; Gangguan Pendengaran\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-12-05T06:01:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/mikrotia-pexels-burst-374765.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"427\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"hearLIFE Team\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"hearLIFE Team\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\n\t    \"@context\": \"https:\/\/schema.org\",\n\t    \"@graph\": [\n\t        {\n\t            \"@type\": \"WebPage\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/microtia-pengertian-penyebab-faktor-risiko-klasifikasi-dan-pengobatan\",\n\t            \"url\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/microtia-pengertian-penyebab-faktor-risiko-klasifikasi-dan-pengobatan\",\n\t            \"name\": \"Microtia: Pengertian, Penyebab, Faktor Risiko, Klasifikasi, dan Pengobatan\",\n\t            \"isPartOf\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#website\"\n\t            },\n\t            \"primaryImageOfPage\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/microtia-pengertian-penyebab-faktor-risiko-klasifikasi-dan-pengobatan#primaryimage\"\n\t            },\n\t            \"image\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/microtia-pengertian-penyebab-faktor-risiko-klasifikasi-dan-pengobatan#primaryimage\"\n\t            },\n\t            \"thumbnailUrl\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/mikrotia-pexels-burst-374765.jpg\",\n\t            \"datePublished\": \"2022-12-05T06:01:29+00:00\",\n\t            \"author\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/0fd26d88a633baccabc0dbe92c3cd3f5\"\n\t            },\n\t            \"description\": \"Mikrotia adalah kondisi telinga yang tidak normal atau kelainan bawaan pada telinga bagian luar. Mari kita bahas selengkapnya!\",\n\t            \"breadcrumb\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/microtia-pengertian-penyebab-faktor-risiko-klasifikasi-dan-pengobatan#breadcrumb\"\n\t            },\n\t            \"inLanguage\": \"id\",\n\t            \"potentialAction\": [\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"ReadAction\",\n\t                    \"target\": [\n\t                        \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/microtia-pengertian-penyebab-faktor-risiko-klasifikasi-dan-pengobatan\"\n\t                    ]\n\t                }\n\t            ]\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"ImageObject\",\n\t            \"inLanguage\": \"id\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/microtia-pengertian-penyebab-faktor-risiko-klasifikasi-dan-pengobatan#primaryimage\",\n\t            \"url\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/mikrotia-pexels-burst-374765.jpg\",\n\t            \"contentUrl\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/mikrotia-pexels-burst-374765.jpg\",\n\t            \"width\": 640,\n\t            \"height\": 427,\n\t            \"caption\": \"mikrotia\"\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"BreadcrumbList\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/microtia-pengertian-penyebab-faktor-risiko-klasifikasi-dan-pengobatan#breadcrumb\",\n\t            \"itemListElement\": [\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"ListItem\",\n\t                    \"position\": 1,\n\t                    \"name\": \"Home\",\n\t                    \"item\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/\"\n\t                },\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"ListItem\",\n\t                    \"position\": 2,\n\t                    \"name\": \"Microtia: Pengertian, Penyebab, Faktor Risiko, Klasifikasi, dan Pengobatan\"\n\t                }\n\t            ]\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"WebSite\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#website\",\n\t            \"url\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/\",\n\t            \"name\": \"Kumpulan Artikel Kesehatan &amp; Gangguan Pendengaran\",\n\t            \"description\": \"hearLIFE\",\n\t            \"potentialAction\": [\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"SearchAction\",\n\t                    \"target\": {\n\t                        \"@type\": \"EntryPoint\",\n\t                        \"urlTemplate\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/?s={search_term_string}\"\n\t                    },\n\t                    \"query-input\": {\n\t                        \"@type\": \"PropertyValueSpecification\",\n\t                        \"valueRequired\": true,\n\t                        \"valueName\": \"search_term_string\"\n\t                    }\n\t                }\n\t            ],\n\t            \"inLanguage\": \"id\"\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"Person\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/0fd26d88a633baccabc0dbe92c3cd3f5\",\n\t            \"name\": \"hearLIFE Team\",\n\t            \"image\": {\n\t                \"@type\": \"ImageObject\",\n\t                \"inLanguage\": \"id\",\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\n\t                \"url\": \"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/300b8f134bb06fa3791ab4b704780b7bc048cc9ce2cbbd314e552c59d96dcf2c?s=96&d=mm&r=g\",\n\t                \"contentUrl\": \"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/300b8f134bb06fa3791ab4b704780b7bc048cc9ce2cbbd314e552c59d96dcf2c?s=96&d=mm&r=g\",\n\t                \"caption\": \"hearLIFE Team\"\n\t            },\n\t            \"sameAs\": [\n\t                \"https:\/\/hearlife.co.id\/blog\"\n\t            ],\n\t            \"url\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/author\/hearlife\"\n\t        }\n\t    ]\n\t}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Microtia: Pengertian, Penyebab, Faktor Risiko, Klasifikasi, dan Pengobatan","description":"Mikrotia adalah kondisi telinga yang tidak normal atau kelainan bawaan pada telinga bagian luar. Mari kita bahas selengkapnya!","robots":{"index":"index","follow":"follow"},"canonical":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/microtia-pengertian-penyebab-faktor-risiko-klasifikasi-dan-pengobatan","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Microtia: Pengertian, Penyebab, Faktor Risiko, Klasifikasi, dan Pengobatan","og_description":"Mikrotia adalah kondisi telinga yang tidak normal atau kelainan bawaan pada telinga bagian luar. Mari kita bahas selengkapnya!","og_url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/microtia-pengertian-penyebab-faktor-risiko-klasifikasi-dan-pengobatan","og_site_name":"Kumpulan Artikel Kesehatan &amp; Gangguan Pendengaran","article_published_time":"2022-12-05T06:01:29+00:00","og_image":[{"width":640,"height":427,"url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/mikrotia-pexels-burst-374765.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"hearLIFE Team","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"hearLIFE Team","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/microtia-pengertian-penyebab-faktor-risiko-klasifikasi-dan-pengobatan","url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/microtia-pengertian-penyebab-faktor-risiko-klasifikasi-dan-pengobatan","name":"Microtia: Pengertian, Penyebab, Faktor Risiko, Klasifikasi, dan Pengobatan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/microtia-pengertian-penyebab-faktor-risiko-klasifikasi-dan-pengobatan#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/microtia-pengertian-penyebab-faktor-risiko-klasifikasi-dan-pengobatan#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/mikrotia-pexels-burst-374765.jpg","datePublished":"2022-12-05T06:01:29+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/0fd26d88a633baccabc0dbe92c3cd3f5"},"description":"Mikrotia adalah kondisi telinga yang tidak normal atau kelainan bawaan pada telinga bagian luar. Mari kita bahas selengkapnya!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/microtia-pengertian-penyebab-faktor-risiko-klasifikasi-dan-pengobatan#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/microtia-pengertian-penyebab-faktor-risiko-klasifikasi-dan-pengobatan"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/microtia-pengertian-penyebab-faktor-risiko-klasifikasi-dan-pengobatan#primaryimage","url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/mikrotia-pexels-burst-374765.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/mikrotia-pexels-burst-374765.jpg","width":640,"height":427,"caption":"mikrotia"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/microtia-pengertian-penyebab-faktor-risiko-klasifikasi-dan-pengobatan#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Microtia: Pengertian, Penyebab, Faktor Risiko, Klasifikasi, dan Pengobatan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/","name":"Kumpulan Artikel Kesehatan &amp; Gangguan Pendengaran","description":"hearLIFE","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/0fd26d88a633baccabc0dbe92c3cd3f5","name":"hearLIFE Team","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/300b8f134bb06fa3791ab4b704780b7bc048cc9ce2cbbd314e552c59d96dcf2c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/300b8f134bb06fa3791ab4b704780b7bc048cc9ce2cbbd314e552c59d96dcf2c?s=96&d=mm&r=g","caption":"hearLIFE Team"},"sameAs":["https:\/\/hearlife.co.id\/blog"],"url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/author\/hearlife"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/664","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=664"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/664\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":667,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/664\/revisions\/667"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/666"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=664"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=664"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=664"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}