{"id":66,"date":"2022-06-26T09:30:55","date_gmt":"2022-06-26T09:30:55","guid":{"rendered":"https:\/\/hearlife.co.id\/blog\/?p=66"},"modified":"2022-12-05T07:14:49","modified_gmt":"2022-12-05T07:14:49","slug":"cara-kerja-telinga-saat-menangkap-bunyi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-kerja-telinga-saat-menangkap-bunyi","title":{"rendered":"4 Cara Kerja Telinga Saat Menangkap Bunyi"},"content":{"rendered":"\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang sudah Anda ketahui bahwa manusia memiliki sepasang telinga yang memiliki fungsi sebagai indra pendengaran. Dengan adanya telinga, maka manusia bisa mendengarkan suara musik, suara bising, bahkan bisa menangkap suara bisikan yang suaranya kecil sekalipun. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Telinga merupakan indera yang sangat vital fungsinya dalam kehidupan sehari-hari. Hasil sumber suara ditangkap dan masuk melalui lubang telinga lalu direspon oleh rambut-rambut halus dan organ telinga dalam.\u00a0<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, apakah Anda tahu apa saja bagian dari telinga dan bagaimana <\/span><a href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-telinga-mendengarkan-suara-serta-proses-mendengar\"><span style=\"font-weight: 400;\">cara kerja telinga saat menangkap bunyi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">? Di bawah ini terdapat penjelasan mengenai anatomi dan cara kerja telinga saat menangkap bunyi beserta fungsi lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\r\n<h2><strong>Anatomi Telinga<\/strong><\/h2>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Telinga terdiri dari tiga bagian penting, yakni telinga bagian luar (outer ear), telinga bagian tengah (middle ear), dan telinga bagian dalam (inner ear). Penting untuk memahami anatomi telinga sebelum mengetahui cara kerja telinga untuk mendengar suara.<\/span><\/p>\r\n<h3><strong>1. Telinga Luar<\/strong><\/h3>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Telinga luar hadir dalam berbagai bentuk dan ukuran. Struktur ini membantu memberi kita penampilan unik kita masing-masing. Istilah medis untuk telinga luar adalah daun telinga atau pinna. Telinga luar terdiri dari tulang rawan dan kulit. Ada tiga bagian berbeda pada telinga luar; tragus (saluran luar telinga), heliks (daun telinga atas) dan lobulus (cuping telinga).<\/span><\/p>\r\n<p><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-menggunakan-obat-tetes-telinga\">Ketahui Cara Menggunakan Obat Tetes Telinga Yang Aman dan Efektif<\/a><\/p>\r\n<h3><strong>2. Saluran Telinga<\/strong><\/h3>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saluran telinga dimulai dari telinga luar dan berakhir di gendang telinga. Panjang kanal kira-kira satu inci. Kulit liang telinga sangat sensitif terhadap rasa sakit dan tekanan. Di bawah kulit sepertiga bagian luar kanal adalah tulang rawan dan dua pertiga bagian dalam adalah tulang.<\/span><\/p>\r\n<h3><strong>3. Gendang Telinga<\/strong><\/h3>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gendang telinga berukuran sekitar satu sen dan ukurannya sama pada bayi yang baru lahir seperti pada orang dewasa. Istilah medis untuk gendang telinga adalah membran timpani. Gendang telinga adalah selaput abu-abu transparan.<\/span><\/p>\r\n<h3><strong>4. Telinga Tengah<\/strong><\/h3>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ruang di dalam gendang telinga disebut telinga tengah. Tiga tulang terkecil dari tubuh ditemukan di telinga tengah; mereka disebut maleus, inkus dan stapes. Tulang-tulang ini juga dikenal sebagai palu, landasan dan sanggurdi. Istilah medis untuk ketiga tulang tersebut adalah ossicles telinga tengah.<\/span><\/p>\r\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>5. Bagian dalam telinga<\/strong><\/span><\/h3>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sebelah telinga tengah di tulang tengkorak adalah kompartemen kecil yang berisi alat pendengaran dan keseimbangan yang dikenal sebagai telinga bagian dalam. Telinga bagian dalam memiliki dua bagian utama. Koklea, yang merupakan bagian pendengaran, dan saluran setengah lingkaran adalah bagian keseimbangan.<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Koklea berbentuk seperti siput dan dibagi menjadi dua ruang oleh membran. Ruang-ruang tersebut penuh dengan cairan yang bergetar ketika suara masuk dan menyebabkan rambut-rambut kecil yang melapisi membran bergetar dan mengirimkan impuls listrik ke otak.<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kanal setengah lingkaran juga dikenal sebagai labirin. Kanal-kanal kecil ini berjejer dengan sudut siku-siku (90\u00b0) satu sama lain. Ini memungkinkan otak untuk mengetahui ke arah mana kepala bergerak. Kanal setengah lingkaran ini diisi dengan cairan dan memiliki beberapa kristal kalsium kecil yang tertanam di lapisannya.<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berasal dari telinga bagian dalam dan mengalir ke otak adalah saraf kranial kedelapan, saraf pendengaran. Saraf ini membawa informasi keseimbangan dan pendengaran ke otak. Bersama dengan saraf kranial kedelapan berjalan saraf kranial ketujuh. Saraf kranial ketujuh juga dikenal sebagai saraf wajah karena memasok impuls saraf ke otot-otot wajah.<\/span><\/p>\r\n<p><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/inilah-tips-memilih-alat-bantu-dengar-yang-tepat\">Inilah Tips Memilih Alat Bantu Dengar yang Tepat!<\/a><\/p>\r\n<h2><strong>Cara Kerja Telinga Untuk Mendengar Bunyi<\/strong><\/h2>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk membahas cara kerja dari telinga ini, dimulai dari adanya bunyi yang merambat di udara lalu bunyi atau getaran tersebut ditangkap oleh daun telinga. Lalu, bunyi akan masuk ke dalam lubang yang disebut dengan saluran pendengaran luar. Kemudian bunyi atau getaran tadi akan mengenai gendang telinga.<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perubahan tekanan pada saluran luar tersebut dapat membuat gendang telinga ikut bergetar sehingga getaran itu akan diteruskan ke rangsangan saraf lalu menuju otak untuk bisa menjadi informasi yang didengar oleh manusia. Nah, di dalam otak inilah nanti bunyi akan diterjemahkan dalam bentuk informasi. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Secara lengkap, proses tersebut dapat dilihat dalam alur berikut ini:<\/span><\/p>\r\n<h3><strong>1. Gelombang Suara Masuk<\/strong><\/h3>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses pendengaran bunyi pertama dimulai saat ada suara masuk. Saat suara masuk, yang pertama menangkap adalah bagian telinga luar atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pinna.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pinna<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berbentuk mirip corong dan dirancang untuk menangkap suara dengan baik. Saat suara mengenai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pinna,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> maka suara tersebut akan disaring dan gelombang suara diperkuat, kemudian disalurkan ke saluran telinga.\u00a0<\/span><\/p>\r\n<h3><strong>2. Suara Masuk Melewati Tengah Telinga\u00a0<\/strong><\/h3>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses pendengaran berikutnya adalah suara yang masuk ke belakang gendang telinga akan melewati telinga tengah. Bagian tengah telinga ini akan memperkuat gelombang suara yang akan dikirim ke telinga bagian dalam.Suara yang dikirim akan melewati tiga tulang kecil di tengah telinga, yang dikenal sebagai tulang pendengaran.\u00a0<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, ketiga tulang kecil ini akan bergetar sebagai respons dari gelombang tersebut. Saat mendengar suara, tulang pendengaran akan ikut bergetar. Tulang pendengaran terhubung pada jendela oval, membran yang memisahkan telinga tengah dari telinga bagian dalam. Fungsi ketiga tulang ini akan memperkuat suara yang ditangkap.<\/span><\/p>\r\n<h3><strong>3. Suara Melewati Rumah Siput<\/strong><\/h3>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses pendengaran pada manusia selanjutnya adalah suara masuk melewati koklea. Koklea atau rumah siput memiliki bagian dalam berisi organ <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">corti<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Ketika menangkap suara, organ <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">corti<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> akan mengubahnya menjadi energi listrik melalui rambut atau stereosilia. \u201cFungsi rumah siput (koklea) adalah mengubah energi atau gelombang suara menjadi impuls listrik dan meneruskannya ke otak melalui saraf pendengaran,\u201d ujar dr Alvin. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Stereosilia<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berfungsi untuk menerjemahkan getaran dari gelombang suara manusia menjadi impuls listrik yang akan berjalan sepanjang serabut saraf menuju ke otak.\u00a0<\/span><\/p>\r\n<h3><strong>4. Suara Ditangkap Otak\u00a0<\/strong><\/h3>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses pendengaran yang terakhir adalah saat suara sudah ditangkap otak. Cara kerja telinga terakhir adalah mengubah suara menjadi sinyal listrik di koklea. Sinyal ini akan berjalan melalui saraf pendengaran ke korteks pendengaran dan bagian lain dari otak untuk mengatur kesadaran dan saraf sensorik.\u00a0<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengutip <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">National Health Institute<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, sel-sel pada otak yang dikenal sebagai neuron sensorik akan mengirimkan informasi suara ke berbagai area otak. Bagian otak yang dikirimkan informasi suara termasuk talamus, lobus temporal, dan korteks pendengaran, bagian-bagian yang dikenal sebagai jalur pendengaran. Kemudian, jalur pendengaran akan memproses dan memecahkan kode suara untuk mengubahnya menjadi suatu yang bermakna.\u00a0<\/span><\/p>\r\n<p><b>Baca juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/kenali-bagian-bagian-telinga-serta-fungsinya\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kenali Bagian-Bagian Telinga Serta Fungsinya<\/span><\/a><\/p>\r\n<h2><strong>Bagian-bagian Telinga dan Fungsinya<\/strong><\/h2>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Telinga memiliki tiga bagian, yaitu <\/span><b>telinga luar, telinga tengah dan telinga bdalam<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Setiap bagian telinga memiliki fungsinya tersendiri\u00a0 dalam penjaga keseimbangan dan pendengaran. Inilah 3 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Bagian telinga, yaitu:<\/span><\/p>\r\n<h3><strong>1. Telinga bagian luar<\/strong><\/h3>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Telinga bagian luar terdiri dari daun telinga dan juga saluran telinga. Fungsi utama dari bagian telinga yaitu untuk mengumpulkan suara yang ada lalu menyalurkan ke saluran telinga sehingga mengarah ke telinga bagian tengah.<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan untuk kelenjar kulit yang melapisi saluran telinga memiliki fungsi untuk melindungi saluran dengan cara merekatkan kotoran untuk menghindari serangga kecil yang bisa masuk ke dalam telinga serta bisa membantu mencegah infeksi di telinga.\u00a0<\/span><\/p>\r\n<h3><strong>2. Telinga bagian tengah<\/strong><\/h3>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Telinga bagian tengah ini memiliki fungsi untuk bisa menghasilkan getaran yang baik. Oleh karena itu, kedua sisi gendang telinga harus sama sehingga bisa menjaga tekanan di antara kedua sisi gendang telinga tersebut. Jadi telinga bagian ini bisa menjaga tekanan dan menjaga keseimbangan telinga.<\/span><\/p>\r\n<h3><strong>3. Telinga bagian dalam<\/strong><\/h3>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagian telinga yang ketiga adalah telinga bagian dalam. Telinga bagian dalam berfungsi untuk merubah sinyal saraf yang nantinya akan mengubah getaran dari telinga tengah menjadi sinyal saraf. Sinyal-sinyal inilah yang akan berjalan menuju otak di sepanjang saraf koklea dan dikenal sebagai saraf pendengaran.<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah cara kerja telinga saat menangkap bunyi. Saluran setengah lingkaran sendiri berfungsi untuk membantu Anda menyeimbangkan getaran tersebut, fungsi yang lainnya yaitu bisa menerjemahkan sinyal-sinyal lalu mengirimkan pesan ke otot- otot yang membantu Anda tetap seimbang. Saraf <a href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/teknologi\/implan-koklea-dan-cara-kerjanya\">koklea<\/a> sendiri memiliki fungsi untuk mengirimkan informasi suara ke otak juga membawa informasi\u00a0 keseimbangan. Semoga bermanfaat.<\/span><\/p>\r\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seperti yang sudah Anda ketahui bahwa manusia memiliki sepasang telinga yang memiliki fungsi sebagai indra pendengaran. Dengan adanya telinga, maka manusia bisa mendengarkan suara musik, suara bising, bahkan bisa menangkap suara bisikan yang suaranya kecil sekalipun. Telinga merupakan indera yang sangat vital fungsinya dalam kehidupan sehari-hari. Hasil sumber suara ditangkap dan masuk melalui lubang telinga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":67,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":{"0":"post-66","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-tips"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>4 Cara Kerja Telinga Saat Menangkap Bunyi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cara kerja telinga saat menangkap bunyi ternyata ada prosesnya. Inilah cara kerja telinga saat menangkap bunyi, simak berikut ini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-kerja-telinga-saat-menangkap-bunyi\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"4 Cara Kerja Telinga Saat Menangkap Bunyi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cara kerja telinga saat menangkap bunyi ternyata ada prosesnya. Inilah cara kerja telinga saat menangkap bunyi, simak berikut ini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-kerja-telinga-saat-menangkap-bunyi\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kumpulan Artikel Kesehatan &amp; Gangguan Pendengaran\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-06-26T09:30:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-12-05T07:14:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/cara-kerja-telinga.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1125\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"750\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"hearLIFE Team\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"hearLIFE Team\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\n\t    \"@context\": \"https:\/\/schema.org\",\n\t    \"@graph\": [\n\t        {\n\t            \"@type\": \"WebPage\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-kerja-telinga-saat-menangkap-bunyi\",\n\t            \"url\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-kerja-telinga-saat-menangkap-bunyi\",\n\t            \"name\": \"4 Cara Kerja Telinga Saat Menangkap Bunyi\",\n\t            \"isPartOf\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#website\"\n\t            },\n\t            \"primaryImageOfPage\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-kerja-telinga-saat-menangkap-bunyi#primaryimage\"\n\t            },\n\t            \"image\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-kerja-telinga-saat-menangkap-bunyi#primaryimage\"\n\t            },\n\t            \"thumbnailUrl\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/cara-kerja-telinga.jpeg\",\n\t            \"datePublished\": \"2022-06-26T09:30:55+00:00\",\n\t            \"dateModified\": \"2022-12-05T07:14:49+00:00\",\n\t            \"author\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/0fd26d88a633baccabc0dbe92c3cd3f5\"\n\t            },\n\t            \"description\": \"Cara kerja telinga saat menangkap bunyi ternyata ada prosesnya. Inilah cara kerja telinga saat menangkap bunyi, simak berikut ini.\",\n\t            \"breadcrumb\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-kerja-telinga-saat-menangkap-bunyi#breadcrumb\"\n\t            },\n\t            \"inLanguage\": \"id\",\n\t            \"potentialAction\": [\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"ReadAction\",\n\t                    \"target\": [\n\t                        \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-kerja-telinga-saat-menangkap-bunyi\"\n\t                    ]\n\t                }\n\t            ]\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"ImageObject\",\n\t            \"inLanguage\": \"id\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-kerja-telinga-saat-menangkap-bunyi#primaryimage\",\n\t            \"url\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/cara-kerja-telinga.jpeg\",\n\t            \"contentUrl\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/cara-kerja-telinga.jpeg\",\n\t            \"width\": 1125,\n\t            \"height\": 750,\n\t            \"caption\": \"bagaimana kerja telinga\"\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"BreadcrumbList\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-kerja-telinga-saat-menangkap-bunyi#breadcrumb\",\n\t            \"itemListElement\": [\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"ListItem\",\n\t                    \"position\": 1,\n\t                    \"name\": \"Home\",\n\t                    \"item\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/\"\n\t                },\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"ListItem\",\n\t                    \"position\": 2,\n\t                    \"name\": \"4 Cara Kerja Telinga Saat Menangkap Bunyi\"\n\t                }\n\t            ]\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"WebSite\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#website\",\n\t            \"url\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/\",\n\t            \"name\": \"Kumpulan Artikel Kesehatan &amp; Gangguan Pendengaran\",\n\t            \"description\": \"hearLIFE\",\n\t            \"potentialAction\": [\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"SearchAction\",\n\t                    \"target\": {\n\t                        \"@type\": \"EntryPoint\",\n\t                        \"urlTemplate\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/?s={search_term_string}\"\n\t                    },\n\t                    \"query-input\": {\n\t                        \"@type\": \"PropertyValueSpecification\",\n\t                        \"valueRequired\": true,\n\t                        \"valueName\": \"search_term_string\"\n\t                    }\n\t                }\n\t            ],\n\t            \"inLanguage\": \"id\"\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"Person\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/0fd26d88a633baccabc0dbe92c3cd3f5\",\n\t            \"name\": \"hearLIFE Team\",\n\t            \"image\": {\n\t                \"@type\": \"ImageObject\",\n\t                \"inLanguage\": \"id\",\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\n\t                \"url\": \"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/300b8f134bb06fa3791ab4b704780b7bc048cc9ce2cbbd314e552c59d96dcf2c?s=96&d=mm&r=g\",\n\t                \"contentUrl\": \"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/300b8f134bb06fa3791ab4b704780b7bc048cc9ce2cbbd314e552c59d96dcf2c?s=96&d=mm&r=g\",\n\t                \"caption\": \"hearLIFE Team\"\n\t            },\n\t            \"sameAs\": [\n\t                \"https:\/\/hearlife.co.id\/blog\"\n\t            ],\n\t            \"url\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/author\/hearlife\"\n\t        }\n\t    ]\n\t}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"4 Cara Kerja Telinga Saat Menangkap Bunyi","description":"Cara kerja telinga saat menangkap bunyi ternyata ada prosesnya. Inilah cara kerja telinga saat menangkap bunyi, simak berikut ini.","robots":{"index":"index","follow":"follow"},"canonical":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-kerja-telinga-saat-menangkap-bunyi","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"4 Cara Kerja Telinga Saat Menangkap Bunyi","og_description":"Cara kerja telinga saat menangkap bunyi ternyata ada prosesnya. Inilah cara kerja telinga saat menangkap bunyi, simak berikut ini.","og_url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-kerja-telinga-saat-menangkap-bunyi","og_site_name":"Kumpulan Artikel Kesehatan &amp; Gangguan Pendengaran","article_published_time":"2022-06-26T09:30:55+00:00","article_modified_time":"2022-12-05T07:14:49+00:00","og_image":[{"width":1125,"height":750,"url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/cara-kerja-telinga.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"hearLIFE Team","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"hearLIFE Team","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-kerja-telinga-saat-menangkap-bunyi","url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-kerja-telinga-saat-menangkap-bunyi","name":"4 Cara Kerja Telinga Saat Menangkap Bunyi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-kerja-telinga-saat-menangkap-bunyi#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-kerja-telinga-saat-menangkap-bunyi#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/cara-kerja-telinga.jpeg","datePublished":"2022-06-26T09:30:55+00:00","dateModified":"2022-12-05T07:14:49+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/0fd26d88a633baccabc0dbe92c3cd3f5"},"description":"Cara kerja telinga saat menangkap bunyi ternyata ada prosesnya. Inilah cara kerja telinga saat menangkap bunyi, simak berikut ini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-kerja-telinga-saat-menangkap-bunyi#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-kerja-telinga-saat-menangkap-bunyi"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-kerja-telinga-saat-menangkap-bunyi#primaryimage","url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/cara-kerja-telinga.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/cara-kerja-telinga.jpeg","width":1125,"height":750,"caption":"bagaimana kerja telinga"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-kerja-telinga-saat-menangkap-bunyi#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"4 Cara Kerja Telinga Saat Menangkap Bunyi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/","name":"Kumpulan Artikel Kesehatan &amp; Gangguan Pendengaran","description":"hearLIFE","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/0fd26d88a633baccabc0dbe92c3cd3f5","name":"hearLIFE Team","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/300b8f134bb06fa3791ab4b704780b7bc048cc9ce2cbbd314e552c59d96dcf2c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/300b8f134bb06fa3791ab4b704780b7bc048cc9ce2cbbd314e552c59d96dcf2c?s=96&d=mm&r=g","caption":"hearLIFE Team"},"sameAs":["https:\/\/hearlife.co.id\/blog"],"url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/author\/hearlife"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=66"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":685,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66\/revisions\/685"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/67"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=66"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=66"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=66"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}