{"id":18,"date":"2022-05-24T11:56:32","date_gmt":"2022-05-24T11:56:32","guid":{"rendered":"http:\/\/hearlife.test\/blog\/?p=18"},"modified":"2022-12-05T06:47:51","modified_gmt":"2022-12-05T06:47:51","slug":"cara-telinga-mendengarkan-suara-serta-proses-mendengar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-telinga-mendengarkan-suara-serta-proses-mendengar","title":{"rendered":"Cara Telinga Mendengarkan Suara Serta Proses Pendengarannya"},"content":{"rendered":"\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pendengaran adalah salah satu sumber informasi dalam diri manusia. Untuk dapat mendengarkan dengan baik, dibutuhkan organ-organ yang menjalankan fungsinya dengan baik juga sehingga <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">proses pendengaran<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> berjalan dengan baik pula.<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ulasan ini akan menjelaskan lebih lengkap tentang proses terdengarkan bunyi oleh telinga dan komponen apa saja yang terlibat. Tidak hanya itu, pembahasan terkait proses dihasilkannya suatu bunyi juga akan dibahas dengan lengkap, jadi simak ulasan berikut sampai selesai ya!<\/span><\/p>\r\n<h2><strong>Bagian Telinga dalam Proses Pendengaran<\/strong><\/h2>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Organ pendengaran adalah pemegang peranan utama dalam proses mendengar bunyi. Sebab, organ-organ yang bekerja dalam satu kesatuan sistem inilah yang akan membuat gelombang bunyi di udara dapat diterima otak. Nah, berikut adalah bagian telinga dan fungsinya yang berperan dalam proses mendengar suara, antara lain:<\/span><\/p>\r\n<h3><strong>1.\u00a0 Bagian Telinga Luar<\/strong><\/h3>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagian telinga luar terdiri dari daun telinga dan saluran telinga. Istilah medis untuk telinga bagian luar adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pinna <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau daun telinga<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Daun telinga terbuat dari tulang rawan yang dilapisi kulit. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pinna<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> mengumpulkan suara dan menyalurkannya ke saluran telinga. Sementara itu, saluran telinga memiliki panjang sekitar 4 cm dan terdiri atas bagian luar dan dalam. Bagian luarnya dilapisi dengan kulit berbulu yang mengandung kelenjar untuk membentuk<\/span> <a href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/inilah-arti-warna-dari-kotoran-telinga-yang-perlu-anda-ketahui\"><span style=\"font-weight: 400;\">kotoran telinga<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Selain itu, rambut yang tumbuh di bagian luar saluran telinga berfungsi sebagai pelindung dan disinfektan.<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Telinga bagian luar berfungsi untuk mengumpulkan gelombang bunyi dan menyalurkannya. Suara eksternal yang masuk kemudian akan melewati saluran tipis yaitu saluran telinga. Bagian telinga tengah adalah ruang berisi udara yang terhubung ke bagian belakang hidung melalui tabung tipis dan panjang yang disebut tabung <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Eustachius<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Bagian ini akan menguatkan suara masuk dalam bentuk membran tipis yang disebut gendang telinga atau membran timpani. Gendang telinga akan memisahkan telinga luar dari telinga tengah, kemudian mengirimkan getaran suara ke telinga bagian dalam.\u00a0<\/span><\/p>\r\n<p><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/terapi\/terapi-ear-candle-untuk-membersikan-kotoran-telinga-bahayakah\">Terapi Ear Candle untuk Membersikan Kotoran Telinga<\/a><\/p>\r\n<h3><strong>2. Bagian Tengah Telinga<\/strong><\/h3>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ruang telinga tengah menampung tiga tulang yang bertugas menyalurkan suara. Tiga tulang dalam telinga tersebut, yaitu:<\/span><\/p>\r\n<ol>\r\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"><i>Malleus <\/i><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">atau palu, tulang ini menghubungkan dengan gendang telinga<\/span><\/li>\r\n<li><i>Inkus <\/i>atau landasan, tulang ini menghubungkan ke malleus<\/li>\r\n<li><i>Stepes<\/i> atau sanggurdi, tulang ini merupakan bagian terkecil dan terhubung ke inkus<\/li>\r\n<\/ol>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tiga tulang kecil tersebut berfungsi untuk mentransfer getaran suara dari gendang telinga ke bagian dalam.\u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, saluran <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">eustachius <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau saluran tipis berlendir yang akan membantu menjaga tekanan agar tetap stabil di dalam telinga. Tekanan yang stabil memungkinkan gelombang suara untuk mentransmisikan apa yang kita dengar dengan benar.\u00a0<\/span><\/p>\r\n<h3><strong>3.\u00a0Bagian Telinga Dalam<\/strong><\/h3>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagian telinga dalam berfungsi untuk menangkap getaran lalu mengubahnya menjadi impuls syaraf untuk diteruskan ke otak. Telinga dalam adalah ruang yang terdiri atas labirin bertulang dan labirin membran, satu di dalam satu yang lain. Labirin bertulang memiliki rongga yang diisi dengan kanal berbentuk lingkaran yang bertugas untuk fungsi keseimbangan.<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara kerja telinga bagian dalam adalah memperkuat gelombang suara dan getaran yang memasuki koklea. Koklea adalah tabung kecil yang melengkung dan berisi cairan di telinga bagian dalam.<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Membran inti di dalamnya disebut membran basilar yang ditutupi sel-sel rambut. Setiap sel rambut memiliki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stereosilia<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau tonjolan kecil.\u00a0 Nada suara yang tinggi maupun rendah akan mengaktifkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stereosilia<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Kemudian, otak akan mengumpulkan informasi tentang nada dari posisi rambut yang diaktifkan.\u00a0<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, saraf pendengaran akan membawa informasi dari otak ke koklea. Saraf ini juga membantu kita untuk berkonsentrasi hanya pada satu suara di antara banyak suara yang masuk.<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagian-bagian telinga ini menjalankan fungsinya masing-masing sehingga bunyi dapat didengarkan dengan baik oleh telinga. Lalu bagaimana proses pendengaran dari telinga? Mari simak dibawah ini.<\/span><\/p>\r\n<p><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/fungsi-gendang-telinga-untuk-pendengaran\">Fungsi Gendang Telinga Untuk Pendengaran, Penting!<\/a><\/p>\r\n<h2><strong>Proses Mendengar Oleh pada Telinga Manusia<\/strong><\/h2>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses mendengar bunyi secara singkat<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> oleh telinga dimulai dari gelombang bunyi atau gelombang suara yang ada di udara ditangkap dan dikumpulkan oleh daun telinga. Gelombang suara kemudian dilanjutkan ke saluran telinga dan nantinya akan diubah oleh selaput gendang telinga menjadi getaran.<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah gelombang suara diubah menjadi getaran, tiga tulang pendengaran akan memperkuat getaran tersebut dan meneruskannya ke koklea atau rumah siput. Di dalam rumah siput,\u00a0 getaran diubah menjadi impuls saraf atau impuls listrik yang akan diterima oleh otak. Setelah impuls listrik ini diterima oleh otak, maka otak akan menerjemahkannya menjadi suara yang akan didengar oleh telinga. Itulah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">mekanisme jalannya suara secara berurutan<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> di dalam rongga telinga.\u00a0<\/span><\/p>\r\n<h2><strong>Proses Terbentuknya Bunyi<\/strong><\/h2>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam memahami <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">proses pendengaran<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, juga perlu dipahami bagaimana terjadinya bunyi? Karena yang menjadi obyek studi dalam pendengaran adalah bunyi dan telinga itu sendiri. Selain itu pendengar juga menjadi salah satu dari tiga syarat terbentuknya bunyi.<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bunyi sendiri terbentuk ketika ada sebuah benda yang bergetar kemudian getaran tersebut menyebabkan pergerakan molekul udara di sekitarnya. Molekul-molekul inilah yang kemudian akan menabrak molekul di dekatnya yang akan menyebabkan reaksi berantai. Reaksi berantai dari getaran inilah yang kemudian disebut dengan gelombang suara.<\/span><\/p>\r\n<p><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/teknologi\/tes-pendengaran-oae-pengertian-manfaat-dan-cara-kerjanya\">Tes Pendengaran OAE : Pengertian, Manfaat, dan Cara Kerjanya<\/a><\/p>\r\n<h2><strong>Batas Pendengaran Manusia<\/strong><\/h2>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pendengaran manusia sendiri memiliki batasan. Manusia tidak bisa mendengarkan bunyi yang berfrekuensi terlalu rendah, juga tidak bisa mendengarkan bunyi dengan frekuensi terlalu tinggi. Lalu, berapakah rentang frekuensi pendengaran pada manusia? Jawabannya adalah 20 Hz sampai 20.000 Hz. Suara di bawah 20 Hz disebut dengan infra Sound, tidak dapat didengarkan oleh manusia. Sedangkan suara di atas 20.000 Hz disebut dengan Ultrasound, juga tidak dapat didengarkan oleh manusia.<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah ulasan lengkap tentang proses mendengar. Dengan memahami cara kerja telinga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran untuk menjaga kesehatan <a href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/kenali-bagian-bagian-telinga-serta-fungsinya\">organ telinga<\/a> tersebut.<\/span><\/p>\r\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pendengaran adalah salah satu sumber informasi dalam diri manusia. Untuk dapat mendengarkan dengan baik, dibutuhkan organ-organ yang menjalankan fungsinya dengan baik juga sehingga proses pendengaran berjalan dengan baik pula. Ulasan ini akan menjelaskan lebih lengkap tentang proses terdengarkan bunyi oleh telinga dan komponen apa saja yang terlibat. Tidak hanya itu, pembahasan terkait proses dihasilkannya suatu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":32,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":{"0":"post-18","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-tips"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Telinga Mendengarkan Suara Serta Proses Pendengarannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Suara yang terdengar pada telinga tidak terjadi begitu saja. Proses mendengar dimulai sejak telinga bagian menangkap suara dan meneruskan ke telinga bagian dalam. Simak selengkapnya\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-telinga-mendengarkan-suara-serta-proses-mendengar\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Telinga Mendengarkan Suara Serta Proses Pendengarannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Suara yang terdengar pada telinga tidak terjadi begitu saja. Proses mendengar dimulai sejak telinga bagian menangkap suara dan meneruskan ke telinga bagian dalam. Simak selengkapnya\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-telinga-mendengarkan-suara-serta-proses-mendengar\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kumpulan Artikel Kesehatan &amp; Gangguan Pendengaran\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-05-24T11:56:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-12-05T06:47:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/pexels-andrea-piacquadio-3760607-scaled-2.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1707\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"hearLIFE Team\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"hearLIFE Team\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\n\t    \"@context\": \"https:\/\/schema.org\",\n\t    \"@graph\": [\n\t        {\n\t            \"@type\": \"WebPage\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-telinga-mendengarkan-suara-serta-proses-mendengar\",\n\t            \"url\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-telinga-mendengarkan-suara-serta-proses-mendengar\",\n\t            \"name\": \"Cara Telinga Mendengarkan Suara Serta Proses Pendengarannya\",\n\t            \"isPartOf\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#website\"\n\t            },\n\t            \"primaryImageOfPage\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-telinga-mendengarkan-suara-serta-proses-mendengar#primaryimage\"\n\t            },\n\t            \"image\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-telinga-mendengarkan-suara-serta-proses-mendengar#primaryimage\"\n\t            },\n\t            \"thumbnailUrl\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/pexels-andrea-piacquadio-3760607-scaled-2.jpg\",\n\t            \"datePublished\": \"2022-05-24T11:56:32+00:00\",\n\t            \"dateModified\": \"2022-12-05T06:47:51+00:00\",\n\t            \"author\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/0fd26d88a633baccabc0dbe92c3cd3f5\"\n\t            },\n\t            \"description\": \"Suara yang terdengar pada telinga tidak terjadi begitu saja. Proses mendengar dimulai sejak telinga bagian menangkap suara dan meneruskan ke telinga bagian dalam. Simak selengkapnya\",\n\t            \"breadcrumb\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-telinga-mendengarkan-suara-serta-proses-mendengar#breadcrumb\"\n\t            },\n\t            \"inLanguage\": \"id\",\n\t            \"potentialAction\": [\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"ReadAction\",\n\t                    \"target\": [\n\t                        \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-telinga-mendengarkan-suara-serta-proses-mendengar\"\n\t                    ]\n\t                }\n\t            ]\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"ImageObject\",\n\t            \"inLanguage\": \"id\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-telinga-mendengarkan-suara-serta-proses-mendengar#primaryimage\",\n\t            \"url\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/pexels-andrea-piacquadio-3760607-scaled-2.jpg\",\n\t            \"contentUrl\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/pexels-andrea-piacquadio-3760607-scaled-2.jpg\",\n\t            \"width\": 2560,\n\t            \"height\": 1707\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"BreadcrumbList\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-telinga-mendengarkan-suara-serta-proses-mendengar#breadcrumb\",\n\t            \"itemListElement\": [\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"ListItem\",\n\t                    \"position\": 1,\n\t                    \"name\": \"Home\",\n\t                    \"item\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/\"\n\t                },\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"ListItem\",\n\t                    \"position\": 2,\n\t                    \"name\": \"Cara Telinga Mendengarkan Suara Serta Proses Pendengarannya\"\n\t                }\n\t            ]\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"WebSite\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#website\",\n\t            \"url\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/\",\n\t            \"name\": \"Kumpulan Artikel Kesehatan &amp; Gangguan Pendengaran\",\n\t            \"description\": \"hearLIFE\",\n\t            \"potentialAction\": [\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"SearchAction\",\n\t                    \"target\": {\n\t                        \"@type\": \"EntryPoint\",\n\t                        \"urlTemplate\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/?s={search_term_string}\"\n\t                    },\n\t                    \"query-input\": {\n\t                        \"@type\": \"PropertyValueSpecification\",\n\t                        \"valueRequired\": true,\n\t                        \"valueName\": \"search_term_string\"\n\t                    }\n\t                }\n\t            ],\n\t            \"inLanguage\": \"id\"\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"Person\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/0fd26d88a633baccabc0dbe92c3cd3f5\",\n\t            \"name\": \"hearLIFE Team\",\n\t            \"image\": {\n\t                \"@type\": \"ImageObject\",\n\t                \"inLanguage\": \"id\",\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\n\t                \"url\": \"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/300b8f134bb06fa3791ab4b704780b7bc048cc9ce2cbbd314e552c59d96dcf2c?s=96&d=mm&r=g\",\n\t                \"contentUrl\": \"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/300b8f134bb06fa3791ab4b704780b7bc048cc9ce2cbbd314e552c59d96dcf2c?s=96&d=mm&r=g\",\n\t                \"caption\": \"hearLIFE Team\"\n\t            },\n\t            \"sameAs\": [\n\t                \"https:\/\/hearlife.co.id\/blog\"\n\t            ],\n\t            \"url\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/author\/hearlife\"\n\t        }\n\t    ]\n\t}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Telinga Mendengarkan Suara Serta Proses Pendengarannya","description":"Suara yang terdengar pada telinga tidak terjadi begitu saja. Proses mendengar dimulai sejak telinga bagian menangkap suara dan meneruskan ke telinga bagian dalam. Simak selengkapnya","robots":{"index":"index","follow":"follow"},"canonical":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-telinga-mendengarkan-suara-serta-proses-mendengar","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Telinga Mendengarkan Suara Serta Proses Pendengarannya","og_description":"Suara yang terdengar pada telinga tidak terjadi begitu saja. Proses mendengar dimulai sejak telinga bagian menangkap suara dan meneruskan ke telinga bagian dalam. Simak selengkapnya","og_url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-telinga-mendengarkan-suara-serta-proses-mendengar","og_site_name":"Kumpulan Artikel Kesehatan &amp; Gangguan Pendengaran","article_published_time":"2022-05-24T11:56:32+00:00","article_modified_time":"2022-12-05T06:47:51+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1707,"url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/pexels-andrea-piacquadio-3760607-scaled-2.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"hearLIFE Team","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"hearLIFE Team","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-telinga-mendengarkan-suara-serta-proses-mendengar","url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-telinga-mendengarkan-suara-serta-proses-mendengar","name":"Cara Telinga Mendengarkan Suara Serta Proses Pendengarannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-telinga-mendengarkan-suara-serta-proses-mendengar#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-telinga-mendengarkan-suara-serta-proses-mendengar#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/pexels-andrea-piacquadio-3760607-scaled-2.jpg","datePublished":"2022-05-24T11:56:32+00:00","dateModified":"2022-12-05T06:47:51+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/0fd26d88a633baccabc0dbe92c3cd3f5"},"description":"Suara yang terdengar pada telinga tidak terjadi begitu saja. Proses mendengar dimulai sejak telinga bagian menangkap suara dan meneruskan ke telinga bagian dalam. Simak selengkapnya","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-telinga-mendengarkan-suara-serta-proses-mendengar#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-telinga-mendengarkan-suara-serta-proses-mendengar"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-telinga-mendengarkan-suara-serta-proses-mendengar#primaryimage","url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/pexels-andrea-piacquadio-3760607-scaled-2.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/pexels-andrea-piacquadio-3760607-scaled-2.jpg","width":2560,"height":1707},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-telinga-mendengarkan-suara-serta-proses-mendengar#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Telinga Mendengarkan Suara Serta Proses Pendengarannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/","name":"Kumpulan Artikel Kesehatan &amp; Gangguan Pendengaran","description":"hearLIFE","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/0fd26d88a633baccabc0dbe92c3cd3f5","name":"hearLIFE Team","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/300b8f134bb06fa3791ab4b704780b7bc048cc9ce2cbbd314e552c59d96dcf2c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/300b8f134bb06fa3791ab4b704780b7bc048cc9ce2cbbd314e552c59d96dcf2c?s=96&d=mm&r=g","caption":"hearLIFE Team"},"sameAs":["https:\/\/hearlife.co.id\/blog"],"url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/author\/hearlife"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":682,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18\/revisions\/682"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}