{"id":167,"date":"2022-07-14T08:17:16","date_gmt":"2022-07-14T08:17:16","guid":{"rendered":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/?p=167"},"modified":"2022-12-08T05:51:53","modified_gmt":"2022-12-08T05:51:53","slug":"gejala-gangguan-pendengaran-karena-frekuensi-tinggi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/gejala-gangguan-pendengaran-karena-frekuensi-tinggi","title":{"rendered":"Gangguan Pendengaran Frekuensi Tinggi: Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya"},"content":{"rendered":"\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin Anda bertanya-tanya berapa ambang batas pendengaran manusia, dilansir dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">National Library of Medicine<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, manusia dapat mendeteksi rentang frekuensi dari 20 Hz sampai dengan 20 kHz. Nah, bagaimana jika <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">suara dengan frekuensi tinggi<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">? Tentunya hal ini dapat mengakibatkan <\/span><a href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/penyakit-gangguan-pendengaran-penyebab-gejala-dan-cara-mengatasinya\"><span style=\"font-weight: 400;\">gangguan pendengaran<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> pada telinga. Berikut adalah ulasan mengenai gangguan pendengaran karena frekuensi tinggi. Yuk simak!<\/span><\/p>\r\n<h2><b>Apa itu Gangguan Pendengaran Frekuensi Tinggi?<\/b><\/h2>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melansir dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Web Md<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, gangguan pendengaran karena frekuensi tinggi merupakan kondisi yang terjadi ketika telinga tidak bisa mendengar suara dengan nada tinggi, yaitu frekuensi 2.000 sampai dengan 8.000 Hz. Untuk mengetahui apakah Anda mengalami gangguan pendengaran karena frekuensi tinggi, Anda perlu untuk melakukan pemeriksaan pendengaran bersama Audiologis.\u00a0<\/span><\/p>\r\n<h2><b>Penyebab Gangguan Pendengaran Frekuensi Tinggi\u00a0<\/b><\/h2>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut merupakan beberapa penyebab gangguan pendengaran karena frekuensi tinggi, antara lain:<\/span><\/p>\r\n<ul>\r\n<li aria-level=\"1\">\r\n<h3><b>Suara Bising<\/b><\/h3>\r\n<\/li>\r\n<\/ul>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anda bisa mengalami gangguan pendengaran frekuensi tinggi karena suara yang terlalu keras. Selain itu, penggunaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">headset <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">headphone<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan volume tinggi bisa merusak pendengaran Anda. Oleh sebab itu, batasi waktu Anda menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">headset <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan gunakan volume yang tidak terlalu tinggi.\u00a0<\/span><\/p>\r\n<ul>\r\n<li aria-level=\"1\">\r\n<h3><b>Infeksi Telinga Tengah<\/b><\/h3>\r\n<\/li>\r\n<\/ul>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab selanjutnya dari gangguan pendengaran frekuensi tinggi adalah adanya infeksi telinga tengah. Infeksi ini bisa menyebabkan penumpukan cairan dan gangguan pendengaran sementara. Pada umumnya infeksi telinga tengah juga disertai gejala seperti demam, kesulitan tidur, dan nyeri pada telinga.\u00a0<\/span><\/p>\r\n<ul>\r\n<li aria-level=\"1\">\r\n<h3><b><i>Meniere\u2019s Disease<\/i><\/b><\/h3>\r\n<\/li>\r\n<\/ul>\r\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Meniere\u2019s disease <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">menyerang telinga bagian dalam dan menyebabkan gangguan pendengaran, tinnitus, dan vertigo. Hal ini karena adanya penumpukan cairan di telinga bagian dalam yang diakibatkan oleh infeksi virus, respons imun, penyumbatan atau kecenderungan genetik. Kondisi ini dapat dialami oleh orang dengan usia 20 sampai dengan 60 tahun.\u00a0<\/span><\/p>\r\n<h2><b>Gejala Gangguan Pendengaran Frekuensi Tinggi<\/b><\/h2>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang yang mengalami gangguan pendengaran karena frekuensi tinggi mungkin akan secara perlahan kehilangan pendengarannya. Hal ini diakibatkan oleh kerusakan sel rambut karena suara berlebihan secara langsung dalam jangka waktu yang lama. Salah satu gejala dari gangguan pendengaran karena frekuensi tinggi ini adalah sulit untuk memahami percakapan orang lain.\u00a0<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, terdapat gejala-gejala umum lainnya dari gangguan pendengaran karena frekuensi tinggi, seperti yang dilansir dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Web Md<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">:<\/span><\/p>\r\n<ul>\r\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kesulitan untuk mendengar konsonan<\/span><\/li>\r\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sering meminta orang lain untuk berbicara lebih keras<\/span><\/li>\r\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sulit memahami percakapan dengan latar suara yang bising<\/span><\/li>\r\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Keterlambatan perkembangan dan pembelajaran (anak-anak)<\/span><\/li>\r\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Telinga berdering<\/span><\/li>\r\n<\/ul>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Anda mengalami salah satu dari gejala tersebut di atas, pastikan Anda memeriksakan diri untuk mengetahui diagnosa Anda.\u00a0<\/span><\/p>\r\n<p><b>Baca juga:<\/b> <a href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/tips\/cara-mengukur-desibel-suara\"><span style=\"font-weight: 400;\">Inilah Cara Mengukur Desibel Suara yang Perlu Anda Ketahui<\/span><\/a><\/p>\r\n<h2><b>Cara Mencegah Gangguan Pendengaran <\/b><b>Frekuensi Tinggi<\/b><\/h2>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah gangguan pendengaran <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">frekuensi tinggi<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> ini, yaitu sebagai berikut:<\/span><\/p>\r\n<h3><b>1. Gunakan Pelindung Pendengaran\u00a0<\/b><\/h3>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat sekiranya Anda berada di tempat yang bising, Anda dapat menggunakan pelindung pendengaran untuk meredam tingkat suara yang memasuki telinga Anda. Rekomendasi alat pelindung pendengaran yang paling baik untuk mengurangi paparan bising di sekitar adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">ear muff.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Selain itu, juga terdapat model lain yang dirancang agar sesuai dengan banyak orang.\u00a0<\/span><\/p>\r\n<h3><b>2. Menghindari Tempat Bising<\/b><\/h3>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mencegah dari gangguan pendengaran, pastikan Anda menghindari tempat-tempat umum yang terlalu bising, seperti contoh adalah menonton konser. Suara yang terlalu keras akan berpengaruh terhadap pendengaran Anda. Salah satu cara untuk mengurangi dampak dari suara bising ini adalah dengan menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">ear plug <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pada saat konser.\u00a0<\/span><\/p>\r\n<h3><b>3. Membersihkan Telinga dengan Tepat<\/b><\/h3>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan Anda juga membersihkan telinga dengan dokter THT. Hindari membersihkan telinga sendiri menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cotton bud <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">karena itu justru akan membuat kotoran telinga masuk ke dalam.Alternatif lainnya untuk membersihkan telinga adalah dengan menggunakan tetesan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">baby oil<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\r\n<p><b>Baca juga:<\/b> <a href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/ciri-ciri-gendang-telinga-pecah\"><span style=\"font-weight: 400;\">Inilah Ciri-ciri Gendang Telinga Pecah yang Jarang Orang Ketahui!<\/span><\/a><\/p>\r\n<h3><b>4. Hindari Mendengarkan Musik Keras<\/b><\/h3>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kita tentunya dapat betah berlama-lama mendengarkan musik favorit kita. Namun, pastikan Anda tidak mendengarkannya terlalu lama dan keras. WHO pun merekomendasikan mendengarkan musik tidak lebih dari 1 jam sehari untuk melindungi pendengaran. Musik yang terlalu banyak, dan terlalu keras, dapat beresiko mengganggu pendengaran Anda.\u00a0<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itulah pembahasan kali ini mengenai gejala-gejala yang dapat timbul karena frekuensi tinggi. Jangan ragu menghubungi kami untuk berbagai <\/span><a href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/layanan\/pemeriksaan-pendengaran\/anm\"><span style=\"font-weight: 400;\">pemeriksaan pendengaran<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang sesuai untuk Anda. Semoga bermanfaat ya!<\/span><\/p>\r\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mungkin Anda bertanya-tanya berapa ambang batas pendengaran manusia, dilansir dari National Library of Medicine, manusia dapat mendeteksi rentang frekuensi dari 20 Hz sampai dengan 20 kHz. Nah, bagaimana jika suara dengan frekuensi tinggi? Tentunya hal ini dapat mengakibatkan gangguan pendengaran pada telinga. Berikut adalah ulasan mengenai gangguan pendengaran karena frekuensi tinggi. Yuk simak! Apa itu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":714,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":{"0":"post-167","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-gangguan"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Gangguan Pendengaran Frekuensi Tinggi: Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Frekuensi yang terlalu tinggi dapat menyebabkan gangguan pendengaran pada telinga manusia. Apa saja gejalanya? Yuk simak ulasan berikut!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/gejala-gangguan-pendengaran-karena-frekuensi-tinggi\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Gangguan Pendengaran Frekuensi Tinggi: Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Frekuensi yang terlalu tinggi dapat menyebabkan gangguan pendengaran pada telinga manusia. Apa saja gejalanya? Yuk simak ulasan berikut!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/gejala-gangguan-pendengaran-karena-frekuensi-tinggi\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kumpulan Artikel Kesehatan &amp; Gangguan Pendengaran\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-07-14T08:17:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-12-08T05:51:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/gangguan-pendengaran-frekuensi-tinggi-freepik.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"740\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"493\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"hearLIFE Team\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"hearLIFE Team\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\n\t    \"@context\": \"https:\/\/schema.org\",\n\t    \"@graph\": [\n\t        {\n\t            \"@type\": \"WebPage\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/gejala-gangguan-pendengaran-karena-frekuensi-tinggi\",\n\t            \"url\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/gejala-gangguan-pendengaran-karena-frekuensi-tinggi\",\n\t            \"name\": \"Gangguan Pendengaran Frekuensi Tinggi: Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya\",\n\t            \"isPartOf\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#website\"\n\t            },\n\t            \"primaryImageOfPage\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/gejala-gangguan-pendengaran-karena-frekuensi-tinggi#primaryimage\"\n\t            },\n\t            \"image\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/gejala-gangguan-pendengaran-karena-frekuensi-tinggi#primaryimage\"\n\t            },\n\t            \"thumbnailUrl\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/gangguan-pendengaran-frekuensi-tinggi-freepik.jpg\",\n\t            \"datePublished\": \"2022-07-14T08:17:16+00:00\",\n\t            \"dateModified\": \"2022-12-08T05:51:53+00:00\",\n\t            \"author\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/0fd26d88a633baccabc0dbe92c3cd3f5\"\n\t            },\n\t            \"description\": \"Frekuensi yang terlalu tinggi dapat menyebabkan gangguan pendengaran pada telinga manusia. Apa saja gejalanya? Yuk simak ulasan berikut!\",\n\t            \"breadcrumb\": {\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/gejala-gangguan-pendengaran-karena-frekuensi-tinggi#breadcrumb\"\n\t            },\n\t            \"inLanguage\": \"id\",\n\t            \"potentialAction\": [\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"ReadAction\",\n\t                    \"target\": [\n\t                        \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/gejala-gangguan-pendengaran-karena-frekuensi-tinggi\"\n\t                    ]\n\t                }\n\t            ]\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"ImageObject\",\n\t            \"inLanguage\": \"id\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/gejala-gangguan-pendengaran-karena-frekuensi-tinggi#primaryimage\",\n\t            \"url\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/gangguan-pendengaran-frekuensi-tinggi-freepik.jpg\",\n\t            \"contentUrl\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/gangguan-pendengaran-frekuensi-tinggi-freepik.jpg\",\n\t            \"width\": 740,\n\t            \"height\": 493,\n\t            \"caption\": \"gangguan pendengaran frekuensi tinggi\"\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"BreadcrumbList\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/gejala-gangguan-pendengaran-karena-frekuensi-tinggi#breadcrumb\",\n\t            \"itemListElement\": [\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"ListItem\",\n\t                    \"position\": 1,\n\t                    \"name\": \"Home\",\n\t                    \"item\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/\"\n\t                },\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"ListItem\",\n\t                    \"position\": 2,\n\t                    \"name\": \"Gangguan Pendengaran Frekuensi Tinggi: Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya\"\n\t                }\n\t            ]\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"WebSite\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#website\",\n\t            \"url\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/\",\n\t            \"name\": \"Kumpulan Artikel Kesehatan &amp; Gangguan Pendengaran\",\n\t            \"description\": \"hearLIFE\",\n\t            \"potentialAction\": [\n\t                {\n\t                    \"@type\": \"SearchAction\",\n\t                    \"target\": {\n\t                        \"@type\": \"EntryPoint\",\n\t                        \"urlTemplate\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/?s={search_term_string}\"\n\t                    },\n\t                    \"query-input\": {\n\t                        \"@type\": \"PropertyValueSpecification\",\n\t                        \"valueRequired\": true,\n\t                        \"valueName\": \"search_term_string\"\n\t                    }\n\t                }\n\t            ],\n\t            \"inLanguage\": \"id\"\n\t        },\n\t        {\n\t            \"@type\": \"Person\",\n\t            \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/0fd26d88a633baccabc0dbe92c3cd3f5\",\n\t            \"name\": \"hearLIFE Team\",\n\t            \"image\": {\n\t                \"@type\": \"ImageObject\",\n\t                \"inLanguage\": \"id\",\n\t                \"@id\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\n\t                \"url\": \"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/300b8f134bb06fa3791ab4b704780b7bc048cc9ce2cbbd314e552c59d96dcf2c?s=96&d=mm&r=g\",\n\t                \"contentUrl\": \"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/300b8f134bb06fa3791ab4b704780b7bc048cc9ce2cbbd314e552c59d96dcf2c?s=96&d=mm&r=g\",\n\t                \"caption\": \"hearLIFE Team\"\n\t            },\n\t            \"sameAs\": [\n\t                \"https:\/\/hearlife.co.id\/blog\"\n\t            ],\n\t            \"url\": \"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/author\/hearlife\"\n\t        }\n\t    ]\n\t}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Gangguan Pendengaran Frekuensi Tinggi: Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya","description":"Frekuensi yang terlalu tinggi dapat menyebabkan gangguan pendengaran pada telinga manusia. Apa saja gejalanya? Yuk simak ulasan berikut!","robots":{"index":"index","follow":"follow"},"canonical":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/gejala-gangguan-pendengaran-karena-frekuensi-tinggi","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Gangguan Pendengaran Frekuensi Tinggi: Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya","og_description":"Frekuensi yang terlalu tinggi dapat menyebabkan gangguan pendengaran pada telinga manusia. Apa saja gejalanya? Yuk simak ulasan berikut!","og_url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/gejala-gangguan-pendengaran-karena-frekuensi-tinggi","og_site_name":"Kumpulan Artikel Kesehatan &amp; Gangguan Pendengaran","article_published_time":"2022-07-14T08:17:16+00:00","article_modified_time":"2022-12-08T05:51:53+00:00","og_image":[{"width":740,"height":493,"url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/gangguan-pendengaran-frekuensi-tinggi-freepik.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"hearLIFE Team","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"hearLIFE Team","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/gejala-gangguan-pendengaran-karena-frekuensi-tinggi","url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/gejala-gangguan-pendengaran-karena-frekuensi-tinggi","name":"Gangguan Pendengaran Frekuensi Tinggi: Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/gejala-gangguan-pendengaran-karena-frekuensi-tinggi#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/gejala-gangguan-pendengaran-karena-frekuensi-tinggi#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/gangguan-pendengaran-frekuensi-tinggi-freepik.jpg","datePublished":"2022-07-14T08:17:16+00:00","dateModified":"2022-12-08T05:51:53+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/0fd26d88a633baccabc0dbe92c3cd3f5"},"description":"Frekuensi yang terlalu tinggi dapat menyebabkan gangguan pendengaran pada telinga manusia. Apa saja gejalanya? Yuk simak ulasan berikut!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/gejala-gangguan-pendengaran-karena-frekuensi-tinggi#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/gejala-gangguan-pendengaran-karena-frekuensi-tinggi"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/gejala-gangguan-pendengaran-karena-frekuensi-tinggi#primaryimage","url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/gangguan-pendengaran-frekuensi-tinggi-freepik.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/gangguan-pendengaran-frekuensi-tinggi-freepik.jpg","width":740,"height":493,"caption":"gangguan pendengaran frekuensi tinggi"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/gangguan\/gejala-gangguan-pendengaran-karena-frekuensi-tinggi#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Gangguan Pendengaran Frekuensi Tinggi: Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/","name":"Kumpulan Artikel Kesehatan &amp; Gangguan Pendengaran","description":"hearLIFE","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/0fd26d88a633baccabc0dbe92c3cd3f5","name":"hearLIFE Team","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/300b8f134bb06fa3791ab4b704780b7bc048cc9ce2cbbd314e552c59d96dcf2c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/300b8f134bb06fa3791ab4b704780b7bc048cc9ce2cbbd314e552c59d96dcf2c?s=96&d=mm&r=g","caption":"hearLIFE Team"},"sameAs":["https:\/\/hearlife.co.id\/blog"],"url":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/author\/hearlife"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/167","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=167"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/167\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":715,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/167\/revisions\/715"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/714"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=167"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=167"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hearlife.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=167"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}