Anak dengan
Gangguan
Pendengaran

Anak saya mengalami gangguan pendengaran - apa langkah selanjutnya?

Di Indonesia, saat ini sudah semakin banyak rumah sakit yang mengetahui pentingnya pemeriksaan pendengaran pada bayi dalam 48 jam pertama setelah lahir, hal ini dikenal sebagai pemeriksaan dini pendengaran bayi baru lahir. Jika ada anak yang gagal dalam pemeriksaan atau berisiko mengalami gangguan pendengaran, bayi ini akan dijadwalkan oleh rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan ulang. Sayangnya, pada beberapa kasus, anak-anak hanya dapat menunjukkan tanda-tanda kehilangan pendengaran pada usia lebih tua. Biasanya, alasan gangguan pendengaran pada masa kanak-kanak, yang seringnya bersifat permanen atau sementara adalah:

  • Genetik
  • Komplikasi kelahiran
  • Kelahiran prematur
  • Gaya hidup yang tidak sehat selama kehamilan (Merokok dan alkohol)
  • Obat-obatan Ototoksik
  • Cedera kepala serius
  • Infeksi telinga yang tidak diobati (otitis media)
  • Jika Anda yakin anak Anda mengalami gangguan pendengaran, kunjungi dokter anak segera atau hearing center kami, di mana kami akan membantu melakukan pemeriksaan atau merujuk Anda ke spesialis yang tepat.

    Cari tahu lebih lanjut tentang layanan keseharan pendengaran pediatrik kami di sini.